Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Akibat Penguatan Dollar, Jual Beli Mata Uang Riyal Lesu

Fredy WansyahFredy Wansyah - Minggu, 30 Agustus 2015
Akibat Penguatan Dollar, Jual Beli Mata Uang Riyal Lesu

Petugas menghitung uang pecahan rupiah di layanan nasabah Bank BNI, Jakarta, Jumat (13/3). (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Menguatnya harga dolar terhadap rupiah berdampak terhadap jual beli mata uang riyal. Bisnis ini turun drastis akibat penguatan dollar.

"Tergantung kondisi, kalau seperti ini daya beli jamaah terpengaruh kondisi dolar," kata salah seorang marketing Reyal, Oby, kepada Merahputih.com, di Embarkasi Jakarta-Bekasi, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (30/8).

Belum lagi, lanjut Oby, situasi ini juga menambah daya tarik bagi mereka yang ingin berbisnis jual beli mata uang. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang bisnis yang menguntungkan.

Dua tahun lalu, kata Oby, pihaknya bisa meraup untung hingga Rp200 juta. Namun, untuk tahun ini belum bisa dipastikan. Ia menjelaskan, basis keuntungannya adalah 50 hingga 80 basis point.

Belum lagi, kata Oby, pihaknya harus mengeluarkan biaya operasional. Selain membayar karyawan, ia juga menyewa tempat. "Ini tempatnya sesuai lelang. Jadi nggak bisa bebas masuk sini (embarkasi Bekasi-Jakarta)," jelas Oby.

Ditambahkan Oby, harga riyal dipatok Rp4.300 untuk pecahan kecil. Setiap penukaran Rp50.000, konsumen akan medapat 1, 5 dan 10 reyal. Sedangkan pecahan besar dipatok Rp4.150. Pecahan besar inil, menurut Oby, mengikuti nilai dollar.

Oby menuturkan, pada musim haji kali ini, banyak pihak mencari pecahan 1 reyal. Dia mengibaratkan, uang 1 riyal seperti uang Rp2000 saat hari raya Idul Fitri. "Jamaah paling berebut, karena di Arab pecahan 1 reyal sangat dibutuhkan," tandasnya. (mad)

Baca Juga:

Rupiah Menguat ke Posisi Rp13.990 per Dollar

Rupiah Bergerak Dekati Rp14.100 per Dollar AS

Meme Kocak Rupiah Tembus 14.000 per Dollar AS (Bagian 2)

#Pelemahan Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Pembatalan pembukaan Selat Hormuz memicu kekhawatiran datangnya guncangan inflasi jilid baru akibat kenaikan biaya logistik dunia
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Dari data juga menunjukan, sentimen global, ketidakpastian masih tinggi mengenai potensi kesepakatan damai di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Indonesia
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Kementerian Luar Negeri Iran mengklaim adanya kemajuan positif, sementara mediator Qatar dan Pakistan mengonfirmasi tercapainya peta jalan kesepakatan lebih luas
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Indonesia
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
pelemahan rupiah, masih dipengaruhi oleh faktor global kembali meningkatnya harga minyak dunia seiring ancaman Presiden Trump untuk menyerang Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
Indonesia
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diyakini berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Indonesia
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Sentimen negatif pasar global menyapu bersih optimisme investor domestik sejak menit-menit awal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Lifestyle
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Tekanan ekonomi membuat Gen Z harus lebih selektif dalam mengatur keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
Dalam Beberapa Hari, Rupiah Bakal Diperdagangkan Rp 18.100 Per Dolar AS
pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh kuatnya dolar AS di tengah tingginya ketidakpastian global dan masih menariknya aset berbasis dolar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Dalam Beberapa Hari, Rupiah Bakal Diperdagangkan Rp 18.100 Per Dolar AS
Bagikan