Akhirnya Prabowo Buka Suara Soal Dirinya Jadi Cawapres Jokowi, Ini Kata Dia...

Thomas KukuhThomas Kukuh - Jumat, 02 Maret 2018
Akhirnya Prabowo Buka Suara Soal Dirinya Jadi Cawapres Jokowi, Ini Kata Dia...

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menggelar konferensi pers di kediamannya Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (3/1). Saat itu sejatinya Prabowo mengadakan pertemuan dengan PAN dan PKS untuk membahaws Pilgub Jawa Barat 2018. Namun, di sela pertemuan itu, dia berbicara kepada wartawan soal permintaan beberapa pihak yang meminta agar dia menjadi wakil Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

“Saya kan mandataris partai. Jadi saya akan mendengarkan suara partai, suara rakyat, suara sahabat, suara mitra,” kata Prabowo di kediamannya Kamis (1/3).

Ya, dia tidak mengiyakan atau menolak. Yang jelas, kata Prabowo, dirinya selalu mengutamakan suara masyarakat. "Saya selalu mengutamakan kepentingan nasional dan rakyat. Yang terbaik untuk rakyat. Itu akan kita lanjutkan untuk yang terbaik,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan, Prabowo Subianto merupakan satu-satunya calon presiden yang akan diusung Gerindra pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang. "Kalau capres sudah pasti Pak Prabowo, itu 100 persen tidak bisa ditawar-tawar lagi," ujar Fadli Zon saat ditemui di acara Milad ke I Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/2).

Menurut Fadli, seluruh kader Gerindra dari sabang sampai merauke siap berjuang untuk memenangkan Prabowo dalam kontestasi demokrasi lima tahunan yang akan digelar pada Juni tahun depan. "Jadi kita semua di Gerindra simpatisan dan juga di struktur siap memenangkan Pak Prabowo," tegas Wakil Ketua DPR ini.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan, Prabowo Subianto merupakan satu-satunya calon presiden yang akan diusung Gerindra pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"Kalau capres sudah pasti Pak Prabowo, itu 100 persen tidak bisa ditawar-tawar lagi," ujar Fadli Zon saat ditemui di acara Milad ke I Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/2).

Menurut Fadli, seluruh kader Gerindra dari sabang sampai merauke siap berjuang untuk memenangkan Prabowo dalam kontestasi demokrasi lima tahunan yang akan digelar pada Juni tahun depan.

"Jadi kita semua di Gerindra simpatisan dan juga di struktur siap memenangkan Pak Prabowo," tegas Wakil Ketua DPR ini. (*)

Jokowi-Prabowo

#Prabowo Subianto #Prabowo #Jokowi #Joko Widodo
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
Dikaitkan Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Kerja Menteri Pasti dari Kebijakan Presiden
Jokowi mengatakan, "Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan (menteri) untuk korupsi, nggak ada".
Frengky Aruan - Sabtu, 31 Januari 2026
Dikaitkan Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Kerja Menteri Pasti dari Kebijakan Presiden
Indonesia
Menteri PPN/Bappenas Sebut Program MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja
Menteri PPN/Bappenas, Rachmat Pambudy mengatakan, bahwa MBG lebih mendesak dari lapangan kerja. Hal itu pun memicu kontroversi.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Menteri PPN/Bappenas Sebut Program MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Isu reshuffle kini makin menguat. PKB pun menyerahkan sepenuhnya ke Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Indonesia
Habiburokhman Tegaskan Kapolri Listyo Sigit 100 Persen Loyal pada Prabowo, Sebut Jadi Saksinya
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menegaskan, bahwa Kapolri Listyo Sigit 100 persen loyal kepada Prabowo.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Habiburokhman Tegaskan Kapolri Listyo Sigit 100 Persen Loyal pada Prabowo, Sebut Jadi Saksinya
Indonesia
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menyoroti partisipasi Indonesia di Board of Peace. Ia mengingatkan amanat UUD 1945 soal Palestina.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Indonesia
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Menurut Prasetyo, Presiden akan terlebih dahulu melakukan kajian dan meminta masukan dari Menteri Keuangan sebelum mengambil keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Indonesia
Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF
Pelantikan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Presiden RI, Prabowo Subianto, kabarnya menghentikan gaji anggota DPR selama tiga bulan. Uangnya akan digunakan untuk korban bencana alam.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Indonesia
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Eks Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, meminta Indonesia harus mundur dari Board of Peace jika mengabaikan Palestina.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Bagikan