Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Akankah Anak Meghan Markle dan Pangeran Harry Mendapat Gelar Bangsawan?

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 10 Mei 2019
Akankah Anak Meghan Markle dan Pangeran Harry Mendapat Gelar Bangsawan?

Untuk saat ini, Archie Harrison tak menyandang gelar kerajaan. (Sumber: The News)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PASANGAN Pangeran Harry dan Meghan Markle resmi memperkenalkan putra pertama mereka, Archie Harrison Mountbatten-Windsor, kemarin. Namun, seperti dilansir People, Archie tidak memakai gelar bangsawan kerajaan. Setidaknya tidak untuk saat ini.

Meskipun bisa saja menyematkan gelar bangsawan kepada sang anak, keduanya memutuskan untuk tidak melakukan hal tersebut untuk saat ini. Demikian diungkapkan seorang sumber. Meskipun demikian, Archie masih mungkin mendapat gelar bangsawan kerajaan.

Gelar 'pangeran' akan otomatis melekat pada nama Archie begitu Pangeran Charles naik takhta. Hal itu akan terjadi saat Ratu Elizabeth meninggal dunia. Gelar tersebut akan langsung diberikan kepada cucu raja yang sah. "Sebagai cucu yang sah dari raja yang sah nantinya, Archie bisa menggunakan gelar His Royal Highness. Namun, itu berpulang pada apakah ayah dan ibunya menginginkan pemakaian gelar tersebut," ujar Joe Little, Editor Pelaksana Majalah Majesty, kepada People.

Archie Harrison
Saat Pangeran Charles naik takhta, Archie Harrison otomatis akan mendapat gelar bangsawan kerajaan. (foto: Instagram @sussexroyal)

Little menyebut Pangeran Harry dan Markle mungkin saja mengikuti jejak Pangeran Edward dan Shopie yang tidak menyematkan gelar His/Her Royal Highnesses kepada anak-anak mereka dengan alasan demi bisa menjalani hidup normal. "Aku kira bayi dari keluarga Sussex tidak akan mendapat gelar bangsawan kerajaan dalam hidupnya. Anak-anak ini tidak akan menjalankan tugas-tugas kerajaan, jadi kenapa repot-repot memberatkan mereka dengan gelar HRH?," kata Little.

Keuda orangtua Archie mendapat gelar Duke dan Duchess of Sussex di hari pernikahan mereka. Seperti tradisi, nantinya sang anak akan mewarisi gelar dari ayah mereka.

Anggota Keluarga Kerajaan yang Juga tanpa Gelar

zara tindall
Zara Tindall tidak memakai gelar bangsawan kerajaan sejak kecil (foto: Instagram @britishroyalphoto)

Gelar bangsawan kerajaan diberikan Ratu Elizabeth. Semisal Pangeran George. Saat lahir di 2013, ia langsung dinamai His Royal Highness Prince George of Cambridge. Hal yang sama terjadi pada dua saudaranya, yakni Her Royal Highness Princess Charlotte of Cambridge and His Royal Highness Prince Louis of Cambridge.

Sang Ratu juga mengabulkan permintaan Pangeran Andrew untuk memberi putrinya, Beatrice dan Eugenie, gelar 'princess' ketimbang 'lady'. Namun, Eugenie dan suaminya, Jack Brooksbank, tidak mendapat gelar saat hari pernikahan mereka. Itu berarti anak-anak mereka tak akan mewarisi gelar bangsawan.

Sementara itu, anak-anak Putri Anne, Peter dan Zara, tidak mendapat gelar bangsawan karena gelar hanya diwariskan dari garis ayah, bukan ibu. Saat Sang Ratu memutuskan memberi gelar kepada anak-anak Putri Anne, ia menolaknya.

Kapten Mark Phillips, seorang warga biasa yang menjadi suami Putri Anne, juga menolak gelar yang diberikan Sang Ratu sebagai hadiah pernikahannya. "Aku amat bahagia kedua orangtuaky memutuskan untuk tidak memberikan gelar kepada kami. Karena itu, kami bisa tumbuh dan melakukan segala hal yang mungkin kami lakukan," ujar Zara Tindall, anak Putri Anne, pada 2015.(dwi)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan