Air Ketuban Pembaca Berita ini Pecah saat Siaran Langsung

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 06 Oktober 2017
Air Ketuban Pembaca Berita ini Pecah saat Siaran Langsung

Ilustrasi. (foto: pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEORANG pembawa berita di New York tetap menyelesaikan siaran langsungnya, bahkan setelah ia menyadari air ketubannya pecah saat sedang live.

Natalie Pasquarella ialah pembawa berita untuk News 4 di Kota New York. Ia mengalami pecah ketuban ketika sedang menjalankan tugas. Saat itu, ia tengah tiba di bagian akhir segmen yang membahas aturan baru batas karakter Twitter. Tiba-tiba, ia merasakan ada yang janggal.

Pasquarella pun menyadari bahwa ia tengah mengalami pecah ketuban. Meskipun demikian, ia memutuskan tetap melanjutkan segmen yang ia pandu hingga usai. Setelah acara berakhir, barulah ia memberi tahu sang produser acara bahwa anaknya akan segera lahir.

NBC News melaporkan produser acara New York at 11 beserta seluruh penghuni 30 Rockefeller Plaza membantu membawanya ke rumah sakit.

Sang suami, Jamin Pastore, kemudian menemuinya di RS. Setelah melalui 13 jam proses persalinan, Pasquarella melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Jamin James Pastore. Bayi itu lahir sehat dengan berat 5 pon 6 ons. Pihak keluarga amat bahagia menyambut bayi mungil itu.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan