Agustus 2015, PBNU Serahkan Kertas Kerja Gus Dur ke ANRI

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Rabu, 21 Januari 2015
Agustus 2015, PBNU Serahkan Kertas Kerja Gus Dur ke ANRI

Foto: nu.or.id

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berencana menyerahkan dokumen kerja organisiasi NU di era kepemimpinan KH. Abdurrahman Wahid kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Dokumen yang akan diserahkan terhitung sejak tahun 1984 hingga tahun 2009.

Kepala Perpustakaan PBNU H. Satiiri Ahmad menjelaskan dokumen yang disebut dengan kertas kerja Gus Dur akan diserahkan secara resmi ke ANRI pada pelaksanaan Muktamar NU ke 33 pada Agustus 2015 mendatang. Sebelum diserahkan ke ANRI, ribuan kertas kerja Gus DUr sudah melewati tahap identifikasi awal oleh petugas ANRI.

“Selama sekitar lima bulanan sudah dilakukan proses akuisisi. Ada tim dari ANRI yang datang untuk melakukan identifikasi, misalnya apakah naskah ini asli atau foto copy,” kata H Satiiri Ahmad seperti dilansir dari situs NU Online, belum lama ini.

BACA JUGA: PBNU: Pelaku Perusakan di Muka Bumi Harus Dibunuh

Di tepi lain Wakil Sekjen PBNU H. Abdul Mun’im DZ mengatakan kerjasama dengan ANRI adalah kerjasama tahap kedua. Adapun kerjasama tahap awal adalah penyerahan dokumen NU sejak tahun 1952 hingga tahun 1982. Saat itu berkas-berkas sejarah NU diserahkan oleh KH. Moenasir yang juga sekjen PBNU. Berkas diserahkan ke ANRI pada tahun 1983.

Arsip yang dipindahkan dari kantor PBNU pada masa khidmah 1952 hingga 1982 ke gedung ANRI juga memuat informasi mengenai amal usaha dan peran NU terkait pendidikan, ekonomi, politik, sosial, ketenagakerjaan, keamanan, pertahanan, dan hubungan luar negeri baik pada masa penjajahan Belanda, Jepang, revolusi hingga masa kemerdekaan RI.

Saat ini arsip PBNU yang telah diserahkan ANRI untuk tahap pertama sudah selesai dikatalogisasi. Pihak ANRI sudah melakukan tematisasi, dan memberikan catatan-tatatan serta deskripsi untuk membantu pembaca dalam memahami konteks sejarah pada saat arsip itu dibuat.

Kemudian kerjasama kedua dicanangkan pada Agustus 2015. Secara resmi PBNU akan menyerahkan kertas kerja KH Abdurrahman Wahid yang juga Presiden Republik Indonesia keempat.

“Arsip ini merupakan etalase NU. Melalui kerja sama dengan ANRI, diharapkan publik akan melihat NU secara positif,” tandas Mun’im DZ. (bhd)

 

Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom

Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom

 

BERITA LAINNYA:

Hj Endang Maria Astuti: Teruskan Perjuangan Rakyat

UU Pilkada Baru Masih Timbulkan Perdebatan Politis dan Yuridis

 

#Pengurus PBNU
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU
PBNU mendorong Indonesia untuk terus memposisikan diri sebagai sahabat bagi semua negara yang terlibat demi menjaga nilai-nilai kemanusiaan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Pemerintah menekankan bahwa keberagaman dalam memulai ibadah puasa merupakan hal lumrah yang sudah sering terjadi di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Indonesia
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Gus Yahya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas yang bekerja di berbagai wilayah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Indonesia
Nadirsyah Hosen Nilai Struktur PBNU Rapuh, Serukan Penyederhanaan dan Kemandirian
Dinamika internal PBNU belakangan ini memperlihatkan kerapuhan struktur kepemimpinan jamiyah ketika garis komando tidak berjalan secara tegas. ?
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Nadirsyah Hosen Nilai Struktur PBNU Rapuh, Serukan Penyederhanaan dan Kemandirian
Indonesia
PBNU Sebut Insiden Al-Khoziny Sidoarjo 'Puncak Gunung Es' Masalah Infrastruktur Pesantren
Yahya menekankan pentingnya persatuan umat dalam menghadapi berbagai musibah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Oktober 2025
PBNU Sebut Insiden Al-Khoziny Sidoarjo 'Puncak Gunung Es' Masalah Infrastruktur Pesantren
Bagikan