Agar tak Salah Pilih Tahu, Perhatikan Tips Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 20 Oktober 2017
Agar tak Salah Pilih Tahu, Perhatikan Tips Ini

Pilihlah tahu terbaik untuk rasa maksimal. (foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAIN tempe, olahan kedelai yang tak kalah enaknya ialah tahu. Tak seperti temppe, tekstur tahu lembut dan amat mudah dipasangkan dengan bahan makanan lain.

Tahu bisa digoreng, kukus, bahkan nikmat dicampurkan ke dalam kuah sup. Bahan masakan ini amat mudah ditemukan, mulai dari pasar tradisional hingga supermarket.

Bagi Anda penyuka tahu, berikut cara terbaik untuk memilih tahu agar mendapat tahu yang nikmat untuk dikonsumsi.

Cium aromanya

Aroma tahu yang khas dan segar menandakan tahu masih baik untuk dikonsumsi. Jika aroma tahu sudah mulai asam, sebaiknya urungkan niat Anda untuk membeli. Untuk tahu goreng berbentuk segi tiga pastikan aromanya juga masih segar dan tidak tengik.


Tidak Berlendir

Saat di pasar, jangan ragu untuk memastikan tahu yang Anda beli masih baik dan segar dengan cara memegangnya. Tahu yang sudah licin dan berlendir sebaiknya dihindari.


Sesuaikan Tekstur

Pastikan Anda menekan tahu yang akan dibeli. Sesuaikan dengan tekstur dari jenis tahu yang akan digunakan. Tekstur tahu lembut atau kenyal harus sesuai dengan ciri tahu yang ada.

Perhatikan Warna


Warna tahu yang dipasarkan ada dua macam. Tahu putih dan tahu kuning. Tahu putih memiliki rasa tawar, sedangkan tahu kuning biasanya sudah digarami dan memiliki rasa gurih. Warna tahu putih yang baik terlihat segar tanpa bercak kecokelatan, sedangkan tahu kuning memiliki warna kuning yang cerah. Warna kuning pada tahu biasanya menggunakan kunyit.


Kukus agar lebih tahan lama

Tahu umumnya tidak tahan disimpan lama. Tahuh yang direndam dalam air hingga benar-benar terendam seluruh bagian tahu hanya baik digunakan dalam dua hari.

Untuk penyimpanan lebih lama, sebaiknya Anda mengukus tahu. Simpan tahu dalam wadah tertutup dan masukkan ke lemari pendingin. Dengan carar itu, tahu bertahan lima hingga tujuh hari.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan