Agar Nutrisi Terjaga, Begini Cara Memotong Sayur yang Benar

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 19 Oktober 2017
Agar Nutrisi Terjaga, Begini Cara Memotong Sayur yang Benar

ilustrasi. (foto: pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TUJUAN utama mengonsumsi sayur pastilah untuk mendapat manfaat dari nutrisinya untuk tubuh. Namun, tanpa disadari kesalahan dalam memotong sayuran akan membuat nutrisinya terbuang sia-sia.

Dikutip dari Woman’s Day, sayuran sebaiknya tidak dipotong dalam bentuk kecil-kecil sebelum dimasak. Cara terbaik untuk mengoptimalkan nutrisi dalam sayur ialah memotong sayur dalam ukuran besar atau memasaknya secara utuh. Saat dimasak dalam potongan besar, kandungan nutrisi dalam sayur tidak akan berkurang banyak. Terlebih jika Anda membiarkannya utuh.

Potongan sayur amat memengaruhi kandungan nutrisi di dalamnya. Hal itu disebabkan kandungan vitamin dan nutrisi dalam sayur yang bisa larut dalam air. Semakin banyak potongan sayuran yang tercuci dan terkena panas, semakin banyak juga nutrisi yang terbuang. Hal itulah yang menyebabkan sayuran dipotong kecil akan kehilangan nutrisinya. Hasilnya, saat menyantapnya, Anda tidak mendapatkan kandungan nutrisi yang utuh dari sayuran.

Jika memang menyukai sayuran dalam bentuk potongan kecil, sebaiknya cuci dan rebus sayuran dalam ukuran yang utuh. Anda bisa memotong sayuran itu setelah matang. Cara itu tidak akan banyak membuang nutrisi pada sayuran(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan