MerahPutih.com - Penyanyi dan penulis lagu asal Jakarta, Adzka, resmi merilis album debutnya yang bertajuk Okaeri. Judul tersebut diambil dari bahasa Jepang yang berarti 'welcome home', sebuah sapaan hangat yang menjadi benang merah dari keseluruhan narasi dalam album ini.
Album Okaeri merepresentasikan refleksi tentang pentingnya menghadirkan ruang untuk pulang bagi orang-orang terdekat.
Melalui 10 lagu yang disusun, Adzka membagikan berbagai cerita, sudut pandang, serta nilai-nilai yang ia pegang dalam membangun hubungan yang panjang dan bermakna.
Susunan track dalam album ini dirancang secara naratif, sehingga pendengar dapat mengikuti perkembangan karakter utama sekaligus merasakan dinamika emosional yang mengalir dari awal hingga akhir.
“Album ini menggambarkan seseorang yang berusaha merawat hubungan dengan nilai dan cara yang ia yakini. Dalam prosesnya, ia mengalami berbagai hal yang perlahan membentuk cara pandangnya menjadi lebih utuh,” jelas Adzka.
Baca juga:
Lagu Debut Kini & Nanti 'Pelan-Pelan Sembuh' Ajak Pendengar Berdamai dengan Proses
Mangoes
Jadi Gerbang Album Debut, The Candle Light Children Angkat Kisah Escapism dan Pencarian Diri Good Kid Rilis Album Debut ‘Can We Hang Out Sometime?’, Angkat Tema Koneksi dan Relasi
Salah satu lagu yang menjadi sorotan adalah Padahal yang dipilih sebagai focus track dalam album ini. Lagu tersebut merepresentasikan keseluruhan nuansa emosional yang dihadirkan dalam Okaeri.
Ciri khas penulisan lirik yang personal serta karakter vokal Adzka terasa kuat dalam lagu ini. Padahal menceritakan seseorang yang kembali menemukan kebahagiaan dan kesuksesan setelah melewati perpisahan.
Emosi yang dihadirkan bukan dalam bentuk pembuktian atau balas dendam, melainkan melalui pendekatan yang lebih lembut—membayangkan bagaimana rasanya jika sosok yang telah pergi masih berada di sisinya.
“Ketika seseorang benar-benar selesai dengan masa lalunya dan mulai menata kembali hidup serta mimpinya, hatinya justru akan jadi lebih lapang. Nggak ada lagi dorongan buat membuktikan apa pun kepada orang di masa lalu,” ungkap Adzka. (Far)

