Adegan Memorable Mat Solar dalam Film Warkop 'Dongkrak Antik', Kritik Terhadap Layanan Kesehatan dan Metode Pendidikan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 18 Maret 2025
Adegan Memorable Mat Solar dalam Film Warkop 'Dongkrak Antik', Kritik Terhadap Layanan Kesehatan dan Metode Pendidikan

Mat Solar bersama Warkop Prambors menyampaikan kritik sosial terhadap pelayanan publik dan sistem pendidikan. (Foto: YouTube/ MVP Classic Video)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nasrullah, atau yang dikenal dengan sebutan beken Mat Solar, wafat di Jakarta dalam usia 62 tahun pada Senin malam (17/3).

Komedian yang dulunya bertubuh tambun ini, mengurus sejak kena stroke pada 2015. Sejak itu, dia lebih banyak menghabiskan waktu untuk penyembuhan. Namun, ikhtiarnya terhenti kemarin.

Jenazah Mat Solar dikebumikan di TPU Haji Daiman, Cimanggus, Ciputat, Tangerang Selatan Selasa, siang (18/3).

Mat solar sohor berkat sinetron komedi (sitkom) Bajaj Bajuri pada awal dekade 2000-an.

Namun, jauh sebelum itu, dia sebenarnya telah mengguratkan namanya di dunia komedi bersama kelompok lawak terkenal Warkop Prambors (Dono, Kasino, dan Indro).

Baca juga:

Profil Mat Solar: Komedian Legendaris yang Terkenal Lewat Sitkom Bajaj Bajuri

Peran Mat Solar dalam Warkop

Bersama trio Warkop, Mat Solar bermain dalam film berjudul Dongkrak Antik produksi 1982. Dia berperan sebagai pemuda yang terkena gangguan pendengaran dan bekerja di sebuah hotel.

Tiga rekan sekerja Mat Solar di hotel, yaitu Dono, Kasino, dan Indro juga punya 'kelemahan'. Dono pelupa, Kasino asal nyeplos, sedangkan Indro gagap.

"Kekurangan mereka membawa kita pada situasi komikal," kata Eddy Suhardy dalam buku Main-Main Jadi Bukan Main.

Nah, ada satu adegan Mat Solar yang memorable dalam Dongkrak Antik yang diunggah di Youtube. Dia berencana menjenguk pamannya yang dirawat di rumah sakit.

Karena Mat Solar agak kurang pendengaran, dia minta tolong Indro untuk membantunya bercakap-cakap dengan sang paman.

Mat Solar menanyakan ke Indro apa yang seharusnya ia tanyakan kepada pamannya.

Baca juga:

Mat Solar Meninggal Dunia, Rieke Diah Pitaloka Minta Maaf

Skenario Ambyar Mat Solar

Indro menyusun kemungkinan skenarionya.

Indro mengusulkan sebaiknya Mat Solar bertanya bagaimana keadaan pamannya. Lalu Indro juga mengungkap kemungkinan jawaban paman Mat Solar, yaitu "sudah baik".

Indro menyebut Mat Solar tinggal menjawab, "Syukur, saya doakan semakin cepat."

Indro kemudian meminta Mat Solar bertanya soal makanan di rumah sakit. Kemungkinan jawabannya adalah "Yah, namanya orang sakit pasti diperhatikan. Makanan enak dan penuh nilai gizi."

Mat Solar disarankan membalas, "Luar biasa! makanan Paman sangat disesuaikan dengan keadaan Paman!"

Terakhir, Indro menyuruh Mat Solar bertanya tentang dokter yang merawat paman Mat Solar. Kemungkinan paman Mat Solar akan menjawab, "Dokternya betul-betul menyenangkan dan bertangan dingin."

Lalu Mat Solar harus menjawab dengan, "Hebat! Mereka tahu betul memilih dokter yang pantas untuk paman!"

Tibalah hari kunjungan ke rumah sakit. Ternyata semua skenario ambyar. Tak berjalan sesuai rencana.

Paman Mat Solar menjawab bahwa dia bakal cepat mati ketika ditanya bagaimana keadaannya. Mat Solar justru membalasnya dengan skenario Indro, "Syukur, saya doakan semakin cepat!"

Paman Mat Solar kaget mendengar itu. Namun, ia berusaha sabar.

Lalu paman Mat Solar bercerita betapa tidak enaknya makanan rumah sakit karena menyerupai makanan kuda ketika ditanyai soal makanan oleh Mat Solar.

Mat Solar masih menjawabnya sesuai skenario, "Makanan Paman sangat disesuaikan dengan keadaan paman."

Paman Mat Solar tambah terkejut, tapi masih bisa mengendalikan emosi.

Indro berusaha memberitahu Mat Solar bahwa skenario tak berjalan sesuai rencana, tapi ia terlalu gagap. Mat Solar pun melanjutkan pertanyaannya tentang dokter rumah sakit.

Paman Mat Solar masih menjawab pertanyaan Mat Solar tentang dokter rumah sakit. Kata pamannya, dia hanya dikasih mantri.

Parahnya, Mat Solar justru menjawab, "Hebat! mereka tahu betul apa yang pantas buat paman."

Paman Mat Solar mencak-mencak. Ia tak bisa menahan sabar lagi, mengarahkan tinjunya, dan mengusir Mat Solar serta Indro.

Baca juga:

Mat Solar: Hati Saya Bergetar Dengar Kabar Pepeng Meninggal

Refleksi Sosial

Beberapa warganet mengomentari bahwa adegan itu bukan saja lucu, tapi juga refleksi atas pola layanan rumah sakit dan metode pendidikan ketika itu.

"Ni kalau dilihat lucu parah bikin ngakak. Tapi kalau diperhatikan, sebenarnya terselip kritik utk pelayanan publik di indonesia.... Salut deh, betul2 kreatif, masterpiece...!!" tulis @sadiomane953.

Lainnya menulis, "Scene ini ngeledek sistem pendidikan Indonesia saat itu... Sistem hapalan.."

Warganet lain menyoroti bagaimana film ini masih relevan dengan kondisi saat ini meskipun dibuat puluhan tahun lalu.

Kritik terhadap pelayanan publik dan sistem pendidikan menjadi pesan abadi yang terus relevan.

Mat Solar dan Warkop ingin menyampaikan pesan penting dengan cara yang menghibur, membuat orang tertawa sekaligus berpikir. (dru)

Baca juga:

Jargon Kocak Personil Warkop DKI Ini Bisa Bikin Kamu Ngakak

#Obituari #Pelawak #Warkop DKI
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Lifestyle
3 Penulis Asal Thailand Terlibat Garap Film Warkop DKI: Viralin Dong
Sutradara Herwin Novianto mengatakan bahwa film "Warkop DKI: Viralin Dong!" dirancang untuk menjembatani generasi lama dan generasi baru penyuka lawakan Warkop DKI.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
3 Penulis Asal Thailand Terlibat Garap Film Warkop DKI: Viralin Dong
ShowBiz
Sinopsis dan Fakta Menarik Film 'Warkop DKI: Viralin Dong', Misi Jadi Konten Kreator Berujung Diteror Arwah
Warkop DKI: Viralin Dong segera tayang 11 Juni 2026. Berikut ini adalah sinopsis dan empat fakta menariknya.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Sinopsis dan Fakta Menarik Film 'Warkop DKI: Viralin Dong', Misi Jadi Konten Kreator Berujung Diteror Arwah
Lifestyle
Lirik Lagu Warkop DKI Viralin Dong, Kerinduan Indro Warkop ke Dono dan Kasino
Dalam lagu tersebut, Indro seolah mengajak Dono dan Kasino kembali berbincang seperti masa muda mereka
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Lirik Lagu Warkop DKI Viralin Dong, Kerinduan Indro Warkop ke Dono dan Kasino
Lifestyle
Desta Gantikan Abimana, Ini Fakta Menarik Warkop DKI: ViRaLiN dOoOoNg..!!
Warkop DKI: ViRaLiN dOoOoNg..!! tayang 11 Juni 2026. Simak sinopsis, jadwal meet and greet, Desta sebagai Dono, dan urutan film Warkop DKI Reborn.
ImanK - Sabtu, 06 Juni 2026
Desta Gantikan Abimana, Ini Fakta Menarik Warkop DKI: ViRaLiN dOoOoNg..!!
ShowBiz
Indro Warkop Curahkan Rindu untuk Dono dan Kasino lewat Lagu 'Dan Aku Rindu'
Indro Warkop mencurahkan kerinduan kepada Dono, Kasino, Nanu, dan Rudy Badil melalui lagu 'Dan Aku Rindu' yang menjadi soundtrack film 'Warkop DKI Viralin Dong'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Indro Warkop Curahkan Rindu untuk Dono dan Kasino lewat Lagu 'Dan Aku Rindu'
Indonesia
Istri Abu Bakar Ba’asyir Tutup Usia di Umur 82 Tahun, Ponpes Ngruki Berduka
Ponpes Al-Mukmin Ngruki berduka, istri Abu Bakar Ba’asyir, Aisyah (Ummi Ichun), wafat di usia 82 tahun akibat komplikasi penyakit. Dimakamkan di Polokarto, Sukoharjo.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Istri Abu Bakar Ba’asyir Tutup Usia di Umur 82 Tahun, Ponpes Ngruki Berduka
Indonesia
Jokowi Kenang Try Sutrisno sebagai Sosok Sederhana dan Tegas
Jokowi mengaku mengenal almarhum sebagai seorang yang berdedikasi sangat baik, sederhana, dan tegas.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Jokowi Kenang Try Sutrisno sebagai Sosok Sederhana dan Tegas
Indonesia
Pramono Kenang Almarhum Try Sutrisno sebagai Sosok Bapak Bangsa yang Merangkul Semua Orang
Pramono mengaku sudah mengenal mendiang Try Sutrisno sejak 1995.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Pramono Kenang Almarhum Try Sutrisno sebagai Sosok Bapak Bangsa yang Merangkul Semua Orang
Indonesia
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Try Sutrisno merupakan figur yang selalu memikirkan langkah terbaik untuk masyarakat selama menjalankan tugas kenegaraan.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Indonesia
Mantan Panglima Moeldoko Kenang Sosok Mendiang Try Sutrisno sebagai Sosok yang Punya Nilai Keujujuran dan Teladan Prajurit Sejati
Moeldoko mengungkapkan ia memiliki kenangan pribadi yang tak terlupakan bersama almarhum, terutama saat ia masih berpangkat perwira pertama.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Mantan Panglima Moeldoko Kenang Sosok Mendiang Try Sutrisno sebagai Sosok yang Punya Nilai Keujujuran dan Teladan Prajurit Sejati
Bagikan