Ada Mikah hingga Crush, UGH! Festival Bakal Digelar secara Perdana di Singapura

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 11 Januari 2025
Ada Mikah hingga Crush, UGH! Festival Bakal Digelar secara Perdana di Singapura

UGH! Festival siap digelar di Singapura. (Foto: Dok/Avex Asia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Festival musik baru, UGH!, akan digelar untuk pertama kalinya pada 3 Maret 2025 di The Star Theatre, Singapura. Acara ini dikurasi oleh A Mass Culture (AMC) dan diselenggarakan oleh Avex Asia.

"UGH! memadukan musik dan seni serta merayakan keragaman budaya dengan menghadirkan pengalaman yang unik dan inklusif," terang Avex Asia tentang gelaran festival perdananya.

Empat musisi telah diumumkan dalam lineup, termasuk penyanyi Korea Selatan Crush yang menjadi penampil utama. Crush, yang dikenal dalam skala global dengan genre R&B dan hip-hop, terkenal lewat lagu-lagu seperti "Rush Hour" (feat. j-hope dari BTS) dan "Oasis" (feat. ZICO).

Musiknya melampaui batasan genre, terbukti dari tiket tur Amerika Utara dan Eropa yang selalu terjual habis, serta jutaan penggemar di seluruh dunia.

Baca juga:

Festival Opini Indonesia 2024, Perkuat Aspirasi Kaum Muda dan dan Kelompok Rentan

View this post on Instagram

A post shared by avex asia (@avexasia)

Selain itu, acara ini akan menampilkan mikah, penyanyi Amerika Serikat keturunan Jepang yang membawa musik R&B sensual, serta Regina Song dari Singapura, musisi yang tengah naik daun di negaranya. Rovv, musisi hip-hop/R&B dari Korea Selatan, juga akan tampil, dikenal luas oleh penggemar musik global.

Keragaman musik dan budaya dari para artis ini menjanjikan pengalaman konser yang istimewa. UGH! merupakan konsep baru yang berani dari AMC, dengan menampilkan tiga hingga empat musisi di satu tempat. Rencananya, UGH! juga akan digelar di negara-negara Asia lainnya dengan lineup baru di setiap acaranya, termasuk musisi lokal.

Dengan tujuan menyatukan berbagai genre dan merayakan warna musik lokal, UGH! diharapkan menjadi tempat pertemuan antara musik, seni, dan subkultur, menginspirasi para pencinta musik di Asia. (far)

Baca juga:

Sikat, Konser The Script di Indonesia Ada Tambahan Kategori Baru

#Festival Musik #Musik #Konser Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Rex Orange County Bawa Kenangan Masa Kecil dalam 'Grandma Song', Cerita tentang Kehilangan hingga Kerinduan
Rex Orange County kembali dengan 'Grandma Song', lagu dalam album Dream Fatigue yang membawa cerita tentang kerinduan, kehilangan, dan kenangan masa kecil.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Rex Orange County Bawa Kenangan Masa Kecil dalam 'Grandma Song', Cerita tentang Kehilangan hingga Kerinduan
ShowBiz
Rizky Febian Hadirkan Single 'Adu Pandang', Ketika Benih Cinta Tumbuh dari Saling Tatap
Rizky Febian merilis single “Adu Pandang” pada 25 September 2026. Lagu romantis ini mengisahkan benih cinta yang tumbuh dari saling tatap.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Rizky Febian Hadirkan Single 'Adu Pandang', Ketika Benih Cinta Tumbuh dari Saling Tatap
ShowBiz
Hammersonic 2027 Kasih Clue Band Bertopeng, Nama Sleep Token hingga Slipknot Jadi Spekulasi
Hammersonic 2027 akan digelar 22–23 Mei di Jakarta dengan tema 'The Awakening'. Clue band bertopeng dari Ravel Junardy memicu spekulasi penampil.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Hammersonic 2027 Kasih Clue Band Bertopeng, Nama Sleep Token hingga Slipknot Jadi Spekulasi
ShowBiz
Polemik Juicy Luicy Batal Tampil di Batam Berakhir, Seluruh Fee Manggung Dikembalikan
Polemik batalnya Juicy Luicy tampil di XYZ Liveground 2026 Batam berakhir. Penyelenggara memastikan seluruh fee telah dikembalikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Polemik Juicy Luicy Batal Tampil di Batam Berakhir, Seluruh Fee Manggung Dikembalikan
ShowBiz
Stevan Pasaribu Gandeng Andi Rianto, Ungkap Sisi Lain Sebuah Hubungan lewat Single 'Siapa yang Tahan'
Stevan Pasaribu menggandeng Andi Rianto dan Kamga dalam lagu “Siapa yang Tahan”, yang mengangkat kisah hubungan penuh luka dan batas kesabaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Stevan Pasaribu Gandeng Andi Rianto, Ungkap Sisi Lain Sebuah Hubungan lewat Single 'Siapa yang Tahan'
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Out of Time' The Weeknd tentang Hubungan yang Kian Menjauh
Makna lagu Out of Time The Weeknd mengisahkan penyesalan karena terlambat menyadari kesalahan dalam mempertahankan sebuah hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Out of Time' The Weeknd tentang Hubungan yang Kian Menjauh
ShowBiz
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
Float merilis EP 'Constant Changes' bersama single 'Yang Kembali Pulih' yang membawa pesan tentang luka, keraguan, dan keberanian untuk bangkit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
ShowBiz
KickFlip Rilis Single 'Puzzle Piece', Lirik Lagunya Bicara tentang Proses Menemukan Jati Diri
KickFlip merilis 'Puzzle Piece' sebagai pembuka mini album KICK OFF THE WALL Pt. 1. Lagu ini mengangkat kecemasan, jati diri, dan ketidaksempurnaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
KickFlip Rilis Single 'Puzzle Piece', Lirik Lagunya Bicara tentang Proses Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Ada Kesepian hingga Keputusasaan, Ini Makna Lagu 'Dreams Come True' Park Eun Bin
Park Eun Bin merayakan 30 tahun perjalanan debut lewat album spesial. Lagu 'Dreams Come True' mengisahkan perjuangan mengejar dan mewujudkan impian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Kesepian hingga Keputusasaan, Ini Makna Lagu 'Dreams Come True' Park Eun Bin
ShowBiz
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
Rendy Orthodoxy Chants menghadirkan dua sisi berbeda di 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago', ledakan amarah hingga kegelisahan menghadapi ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
Bagikan