MerahPutih.com - Ada istilah kutukan Marc Marquez atau yang lebih dikenal dengan "Marquez curse" di Pertamina Mandalika International Circuit.
Kutukan Marquez menjadi perbincangan di jagat dunia maya setelah pembalap jawara dunia delapan kali tersebut tidak pernah finis di MotoGP Indonesia selama empat musim beruntun.
Terbaru pembalap asal Spanyol tersebut yang telah berstatus sebagai juara dunia MotoGP 2025 harus kandas setelah masuk ke gravel pada lap awal MotoGP Indonesia 2025.
"Kalau kami berdua (Veda dan Mario Aji) tidak percaya. Ya (kutukannya) buat Marquez kan bukan buat kami," ujar Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mengaku tak percaya dengan
Baca juga:
Sean Gelael Siap Gaspol di Sirkuit Mandalika Dalam Gelaran GT World Challenge Asia 2026
Ia menegaskan, adanya anggapan tersebut, tidak mempengaruhinya. Sirkuit dengan panjang 4,31 km tersebut memang menyuguhkan tantangan tersendiri karena memiliki kondisi angin yang cukup kencang karena terletak di pinggir pantai.
Oleh sebab itu menurut Veda mungkin menjadi salah satu faktor lain yang membuat Marc Marquez cukup kesulitan untuk bisa tampil finis di Mandalika.
"Mungkin karena suhu atau angin. Angin yang arahnya tidak bisa diprediksi karena kami ada di pinggir laut," ujar Veda.
Dua pembalap Indonesia yakni Mario Aji dan Veda Ega Pratama dipastikan akan tampil di gelaran GP Indonesia yang dijadwalkan pada 9 hingga 11 Oktober.
Super Mario, julukan Mario, dijadwalkan akan tampil di kelas Moto2 Indonesia. Sedangkan Veda yang berstatus sebagai rookie akan tampil di kelas Moto3 Indonesia. (*)

