MerahPutih.com - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri menegaskan, bahwa klub tidak boleh menyalahkan satu sama lain.
Kini, Milan harus fokus mengamankan tempat di Liga Champions musim depan, setelah kalah 3-2 dari Atalanta pada Senin (11/5) dini hari WIB.
Suasana pun sudah tegang dengan para ultras Milan sebelum pertandingan dimulai. Mereka memprotes CEO AC Milan, Giorgio Furlani dan petinggi klub lainnya.
Baca juga:
AC Milan Sempat Tertinggal 3-0 dari Atalanta
Namun, kemarahan menjadi sangat brutal ketika mereka tertinggal 3-0 sebelum menit ke-60, dengan banyak penonton yang meninggalkan stadion.
Ederson, Davide Zappacosta, dan Giacomo Raspadori membawa Atalanta unggul 3-0 di San Siro. Namun, ada kejutan di akhir pertandingan dengan upaya comeback yang terlihat putus asa.
Sundulan Strahinja Pavlovic pada menit ke-88 dan penalti Christopher Nkunku pada menit ke-94, telah memicu dorongan sengit di akhir pertandingan. Namun, sundulan Matteo Gabbia meleset tipis dari tiang gawang, sehingga skor gagal berubah menjadi 3-3.
Baca juga:
Klasemen Serie A 2025/26 Memanas! 4 Tim Berebut Tiket Liga Champions Musim Depan
Allegri pun berusaha untuk menjaga Milan tetap stabil menjelang Serie A 2025/26 selesai digelar.
“Tidak ada gunanya membicarakan apa yang telah terjadi sejauh ini, karena kita tidak bisa mengubahnya,” kata Allegri kepada DAZN Italia.
“Yang bisa kita lakukan hanyalah bekerja keras selama minggu depan dan siap untuk pertandingan melawan Genoa yang akan menentukan kualifikasi Liga Champions kita."
Milan sendiri belum mencetak gol di kandang sendiri sejak menang 3-2 atas Torino pada Maret 2026 lalu. Hal itu mengakhiri paceklik gol selama lebih dari 300 menit di sana.
AC Milan Masih Berjuang Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Melihat dua pertandingan tersisa, mereka kini berada di posisi keempat klasemen bersama AS Roma dengan 67 poin, yakni satu poin di belakang Juventus dan unggul dua poin dari Como di posisi keenam.
“Wajar jika tidak ada yang menyangka akan mengalami momen sesulit ini. Saya kira akan ada penurunan performa selama musim kompetisi, tetapi saat ini kita harus fokus pada pertandingan berikutnya melawan Genoa, tim yang sering meraih hasil bagus di kandang," tambah Allegri.
Lebih buruk lagi, Rafael Leao, Alexis Saelemaekers, dan Pervis Estupinan, akan diskors untuk pertandingan tandang ke Genoa pekan depan. Lalu, Davide Bartesaghi cedera dan Christian Pulisic absen karena masalah otot.
Sejak mengalahkan Inter Milan di Derby della Madonnina untuk membuka kembali persaingan Scudetto, mereka malah merosot dengan hanya meraih tujuh poin dari delapan pertandingan.
Baca juga:
Jersey Kandang Inter Milan 2026/27 Bocor! Desain Hitam-Biru Kini Jadi Lebih Berani
Dua pertandingan terakhir adalah tandang melawan Genoa dan kandang melawan Cagliari.
Ketegangan antara para penggemar dan petinggi klub sangat tinggi, dengan kelompok ultras menunjuk Furlani sebagai tokoh utama yang harus disalahkan.
“Ketika hasil yang diharapkan tidak tercapai, saya adalah orang pertama yang bertanggung jawab, karena saya adalah pelatih. Para pemain ini selalu memberikan yang terbaik, kita tidak boleh mencari siapa yang disalahkan saat ini, tetapi fokus pada bagaimana kita meraih banyak kemenangan musim ini dan perlu mendapatkan dua kemenangan lagi," tutup Allegri. (sof)