Merahputih.com - Manajemen AC Milan kini menunjukkan keraguan besar untuk memboyong penyerang Fiorentina, Moise Kean, pada bursa transfer mendatang.
Dua kendala utama yang menyangkut kondisi fisik dan stabilitas mental sang pemain menjadi alasan kuat bagi klub berjuluk Il Diavolo tersebut untuk meninjau ulang rencana investasi mereka.
Baca juga:
Hasil Coppa Italia: Inter Milan Memastikan Tempat di Final Setelah Kalahkan Como 3-2
Ancaman Cedera Kronis Moise Kean
Laporan terbaru dari Corriere Fiorentino mengungkapkan bahwa masalah pada bagian pergelangan kaki dan tulang kering menghambat performa Moise Kean sepanjang musim ini. Informasi medis ini diperkuat oleh pernyataan anggota keluarganya sendiri yang menyebutkan bahwa sang pemain memerlukan istirahat panjang.
"Moise sebenarnya membutuhkan waktu istirahat dua hingga tiga bulan agar cederanya pulih total, namun ia tetap memaksakan diri untuk bermain," ungkap saudara kandungnya, Giovanni.
Kondisi fisik yang jauh dari status bugar ini memicu kekhawatiran tim peminat. Manajemen menilai pengeluaran dana besar tanpa jaminan kesehatan jangka panjang merupakan langkah yang sangat berisiko bagi stabilitas skuad di musim depan.
Drama Luar Lapangan dan Harga Selangit
Selain masalah kebugaran, faktor perilaku di luar lapangan turut memperkeruh suasana. Perselisihan terbaru Moise Kean dengan seorang figur internet memicu spekulasi mengenai kedewasaan mental penyerang tersebut.
Hal ini menjadi pertimbangan serius mengingat AC Milan membutuhkan sosok pemimpin di lini depan yang konsisten.
Baca juga:
Nilai klausul pelepasan sebesar 62 juta Euro yang akan aktif pada Juli mendatang dianggap terlalu mahal untuk pemain yang sedang mengalami tren penurunan performa.
Meskipun pelatih seperti Max Allegri memahami kualitas teknis eks pemain Juventus tersebut, AC Milan kini mulai menyusun daftar penyerang alternatif untuk mengisi posisi ujung tombak musim 2026-27.