Aaron Carter Masuk Panti Rehabilitasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 23 September 2017
Aaron Carter Masuk Panti Rehabilitasi

Aaron Carter. (foto: usmagazine)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH ditahan atas tuduhan mengemudi di bawah pengaruh minuman keras (DUI) dan kepemilikan mariyuana dan obat-obatan terlarang pada Juli lalu, penyanyi Aaron Carter akhirnya masuk ke panti rehabilitasi. Demikian disampaikan perwakilan Carter kepada Hollywood Reporter.

"Aaron memutuskan masuk sebuah panti rehab untuk memperbaiki kesehatannya dan membangun kesehatannya secara menyeluruh," ujar Steve Honig, publicist Carter, kepada THR.

"Ia akan menjalani ini secara privat. Berharap ia bisa fokus secara total untuk penyembuhan dan menjadi orang juga penampil sebaik yang ia bisa. Ia juga amat bersyukur atas semua dukungan dan cita yang diberikan para fan. Ia akan kembali sebagai orang yang lebih kuat daripada sebelumnya."

Setelah penahanan atas Aaron, sang kakak, Nick Carter, memberikan reaksi via Twiiter. Namun, Aaron merasa sang kakak memojokkannya seacara publik.


"Jika saudara kandung saya benar peduli akan kesehatan saya, mengapa ia tidak menelepon langsung? Mengapa harus membuat ini sebagai sebuah forum publik? Itu tidak baik sama sekali. Ia seperti menggunakanku untuk pbulikasinya sendiri dan menyudutkanku," ujar Aaron mengkritik cicit sang kakak di Twitter.

Tidak disebutkan pengobatan apa yang akan dijalankan Aaron Carter di dalam panti rehab.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan