Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Hobi

Dikerjakan dengan Waktu 1000 Jam, Cosplay Keren Ini Berhasil Curi Perhatian Dunia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Mei 2019
Dikerjakan dengan Waktu 1000 Jam, Cosplay Keren Ini Berhasil Curi Perhatian Dunia

Kostum yang menghabiskan 1000 jam pengerjaan ini terlihat seperti CGI (Foto: Buzz Nick)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

COSPLAY atau costume play merupakan hobi yang membuat berbagai macam kostum untuk dikenakan supaya menyerupai karakter fiksi yang sedang ditirukan. Seorang wanita asal Swiss, Martina Hugentobler, menghabiskan lebih dari 1000 jam untuk membuat kostum yang hasilnya bisa bikin kepala kita geleng-geleng. Tak hanya itu, buah karyanya ini berhasil mendapatkan perhatian dari seluruh dunia. Penasaran seperti apa hasilnya? Yuk simak pembahasan lebih lanjutnya di bawah ini.

1. Terinspirasi dari Action Figure

Habiskan 1000 Jam Pengerjaan, Cosplay Keren Ini Berhasil Dilirik Dunia
Kostum Anubis ini terinspirasi dari Action Figure (Foto: The Toy Cronicle)

Awalnya Martina terinspirasi dari action figure yang dibuat oleh Hui Zou R-One Studio. "Saya jatuh cinta dengan karakter Anubis yang saya temukan dari R-One studio ini. Dan saya jadi terdorong untuk membuat kostumnya" ujar Martina dilansir dari Bored Panda.

Melihat action figure nya saja sudah terlihat rumit sekali, apalagi jika dijadikan kostum untuk dipakai ya? Jadi bingung gak sih cara pakai kostumnya gimana.

2. Menghabiskan 1000 Jam

Habiskan 1000 Jam Pengerjaan, Cosplay Keren Ini Berhasil Dilirik Dunia
Proses produksi menghabiskan 1000 jam dan bahan-bahan khusus untuk mainan (Foto: Instagram Polygon Forge)

Dimulai dari pertengahan tahun 2018, Martina memulai pembuatan kostum tersebut melalui aplikasi desain 3D yaitu blender dan dilanjutkan dengan 3D Print.

Setelah selesai dengan 3D print, Martina menghabiskan waktu untuk memberikan detail-detail warnanya. Martina menggunakan mirror vinyl atau bisa kita kenal dengan kaca film dan pewarna khusus yang biasa digunakan untuk mainan.

Martina memilih bahan dasar Polivinil Klorida (PVC) guna membuat kostum ini tidak terlihat "lemas" atau lentur ketika dikenakan. Kostum ini baru selesai pada awal 2019 lalu, dan hasilnya cukup membuat warganet sangat kagum dan viral di beberapa kalangan cosplayer.

3. Bukan Karya Cosplay Pertama Martina

Habiskan 1000 Jam Pengerjaan, Cosplay Keren Ini Berhasil Dilirik Dunia
Martina memenangkan posisi kedua dari kompetisi cosplay di Swiss (Foto: Instagram Polygon Forge)

Sebelumnya Martina sudah membuat dua kostum sebelum ia mulai membuat kostum Anubis ini. Sebelumnya ia pernah membuat kostum Master Chief dari game Halo dan Genji dari game Overwatch.

Kemampuan menggambar 3D yang dimiliki Martina, mampu diaplikasikan dengan baik pada pembuatan kostumnya. Sempat memasuki kompetisi cosplay pada event Comic-Con di Swiss, Martina mendapatkan posisi kedua dan sangat diapresiasi oleh beberapa komunitas cosplayer.

Berbagai komentar positif warganet pun nampaknya patut disoroti, diantaranya:

Sergio Bicerra : "Astaga, aku kira ini adalah ilustrasi. Ternyata sebuah Kostum!"

Micah Pettit : "Wanita ini memenangkan posisi kedua dari kompetisi kosplay terkemuka di Swiss. Saya jadi penasaran dengan pemenang di posisi pertamanya"

Steph : "Bagaimana bisa dia tidak mendapatkan posisi pertama? Dia seharusnya mendapatkan lebih dari itu!"

(riq)

#Cosplay #Hobi #Hobi Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Anime Festival Asia Indonesia 2026 Digelar Agustus, AFAID26 Rayakan 10 Tahun di ICE BSD
Anime Festival Asia Indonesia 2026 akan digelar di ICE BSD, Tangerang. AFAID26 merayakan 10 tahunnya dengan beragam pengalaman menarik.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
Anime Festival Asia Indonesia 2026 Digelar Agustus, AFAID26 Rayakan 10 Tahun di ICE BSD
Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Lifestyle
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Ikan sapu-sapu ternyata berbahaya jika dilepas ke alam liar. Simak dampak, cara penanganan, dan ancaman hukumnya di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Fashion
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Kolaborasi Black Sabbath dan Lawless Jakarta menghadirkan koleksi eksklusif "Heavier Than Ever" berupa apparel, helm, dan skate deck edisi terbatas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Fun
GJAW 2025 Hadirkan Program Komunitas Seru, Dari Campervan Show hingga Diecast
GJAW 2025 menghadirkan program komunitas seperti Campervan Show dan Diecast On GJAW, memperkaya pengalaman pengunjung di ICE BSD.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
GJAW 2025 Hadirkan Program Komunitas Seru, Dari Campervan Show hingga Diecast
Fun
Dari Miniatur ke Mahakarya: Geliat Karya Anak Bangsa di Dunia Custom Diecast
Costum diecast telah menjadi gerakan kreatif yang menumbuhkan kebanggaan, kolaborasi, dan inovasi anak bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 November 2025
Dari Miniatur ke Mahakarya: Geliat Karya Anak Bangsa di Dunia Custom Diecast
Fun
Era Baru Audio Mobil: Nakamichi Hadirkan Inovasi Lewat Acara ‘All Things New’
Nakamichi hadirkan solusi audio dan teknologi kendaraan yang lebih pintar, terintegrasi, serta memberikan pengalaman mendalam bagi penggunanya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Era Baru Audio Mobil: Nakamichi Hadirkan Inovasi Lewat Acara ‘All Things New’
Fun
Indonesia Diecast Expo 2025 Siap Hadirkan Nuansa Nostalgia Lewat Tema 'Back to The Days'
IDEXII 2025 akan berlangsung di Hall 10 ICE BSD, Tangerang, 25 - 26 Oktober 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Oktober 2025
Indonesia Diecast Expo 2025 Siap Hadirkan Nuansa Nostalgia Lewat Tema 'Back to The Days'
ShowBiz
Musik dan Hobi Menjadi Satu, Pop City 2025 Hidupkan Jantung Jakarta
Pop City 2025 menjadi tempat berkumpul bagi para kreator dan penikmat industri kreatif.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 September 2025
Musik dan Hobi Menjadi Satu, Pop City 2025 Hidupkan Jantung Jakarta
Bagikan