8 Momen Penyelamat Arsenal di Balik Gelar Liga Inggris 2025/26, Bikin Fans Menangis Haru!

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
8 Momen Penyelamat Arsenal di Balik Gelar Liga Inggris 2025/26, Bikin Fans Menangis Haru!

Momen penyelamat yang membawa Arsenal juara Liga Inggris 2025/26. Foto: Dok. Arsenal

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penantian Arsenal kini telah resmi berakhir.

Setelah 22 tahun lamanya, The Gunners akhirnya bisa meraih gelar Premier League pertamanya sejak musim 2003/04.

Kekecewaan karena tiga kali berturut-turut finis di posisi kedua kini dapat dilupakan. Sebab, tim asuhan Mikel Arteta berhasil menahan tantangan Manchester City untuk dinobatkan sebagai juara.

Namun, hal itu tak terlepas dari momen-momen kunci yang membantu Arsenal memenangkan Liga Inggris 2025/26.

Baca juga:

Arsenal Resmi Juara Liga Inggris 2025/26 usai Manchester City Ditahan Bournemouth

Momen Kunci Arsenal Juara Premier League 2025/26 usai Penantian 22 Tahun

Momen krusial yang bikin Arsenal juara Liga Inggris 2025/26
Momen krusial yang bikin Arsenal juara Liga Inggris 2025/26. Foto: Dok. Arsenal

Fans Arsenal menjadi orang yang paling berbahagia musim ini. Hal itu berkat momen-momen krusial yang membawa The Gunners mengunci gelar Liga Inggris 2025/26:

1. Belanja Pemain di Awal Musim

Arsenal datangkan Viktor Gyokeres seharga Rp 1,5 triliun
Arsenal datangkan Viktor Gyokeres seharga Rp 1,5 triliun. Foto: Dok. Arsenal

Setelah melihat kedalaman skuad Liverpool dipuji saat mereka meraih gelar juara Liga Inggris musim lalu, Arsenal ingin menambah pemain ke dalam skuadnya.

Secara total, delapan pemain baru masuk ke dalam skuad. Namun, Thomas Partey yang kontraknya berakhir, menjadi satu-satunya pemain yang pergi.

Striker Swedia, Viktor Gyokeres, menjadi rekrutan utama. Ia didatangkan dari Sporting CP dengan harga 64 juta poundsterling (Rp 1,5 triliun).

Sementara itu, Martin Zubimendi bergabung dari Real Sociedad, lini pertahanan diperkuat dengan peminjaman Piero Hincapie dari Bayer Leverkusen. Selain itu, ada Noni Madueke dan Eberechi Eze yang pindah dari Chelsea serta Crystal Palace.

Pengeluaran lebih dari 250 juta poundsterling (Rp 5,9 triliun), dengan sedikit penjualan pemain memang besar. Namun, seiring berjalannya musim, kedatangan beberapa pemain tersebut telah terbukti.

Melihat gelar liga yang kini telah diamankan dan final Liga Champions yang masih akan datang, tampaknya uang yang dikeluarkan Arsenal telah membuahkan hasil.

2. Gabriel Martinelli Gagalkan Peluang Manchester City

Gabriel Martinelli selamatkan Arsenal dari Manchester City
Gabriel Martinelli selamatkan Arsenal dari Manchester City. Foto: Dok. Arsenal

Gol penyama kedudukan Gabriel Martinelli di menit ke-93 ketika melawan Manchester City pada September 2025 lalu, kini terlihat jauh lebih krusial.

Saat itu, lebih terasa lega bagi Arsenal karena mereka menggagalkan peluang pasukan Pep Guardiola dan mempersempit jarak dengan pemimpin klasemen sementara, Liverpool, menjadi lima poin.

Setelah unggul lebih dulu melalui Erling Haaland, City memilih untuk bertahan di sebagian besar babak kedua. Guardiola bahkan beralih ke formasi lima bek, karena yakin dapat menahan serangan Arsenal yang kurang kreatif.

Seandainya mereka mampu bertahan beberapa menit lebih lama, pertandingan ini akan dilihat secara berbeda. Guardiola menunjukkan kemampuannya dengan penampilan defensif yang luar biasa melawan The Gunners.

Sebaliknya, justru kekuatan Arsenal yang baru ditemukan berkat percikan kreativitas akhirnya muncul di waktu tambahan dengan pemain pengganti, Eze dan Martinelli, yang bekerja sama untuk menyamakan kedudukan.

Baca juga:

Enzo Maresca dan Manchester City Diklaim Sudah Intens Bicara soal Kursi Pelatih

3. Gol Menit Akhir Gabriel Magalhaes ke Gawang Newcastle

Sundulan Gabriel Magalhaes ke gawang Newcastle
Sundulan Gabriel Magalhaes ke gawang Newcastle. Foto: Dok. Arsenal

Seminggu kemudian, Arsenal kembali merayakan kemenangan di waktu tambahan.

Kunjungan ke St James' Park tidak berpihak pada tim Arteta dalam beberapa tahun terakhir. Mereka mencatatkan tiga kekalahan dan tanpa gol dalam kunjungan sebelumnya.

Ketika Nick Woltemade membawa Newcastle unggul di babak pertama, Arsenal juga mendapat penalti yang dibatalkan oleh VAR.

Namun, Mikel Merino berhasil menyamakan kedudukan untuk Arsenal pada menit ke-84. Lalu, Gabriel menyundul bola dari sepak pojok pada menit ke-96, yang membuat pendukung bersorak.

Setelah kekalahan Liverpool di Crystal Palace sehari sebelumnya, tiba-tiba Arsenal hanya terpaut dua poin dari puncak klasemen.

4. Hattrick Eberechi Eze atas Tottenham

Eberechi Eze cetak hattrick ke gawang Tottenham
Eberechi Eze cetak hattrick ke gawang Tottenham. Foto: Dok. Arsenal

Dua bulan kemudian, setelah mencatatkan 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk delapan kemenangan tanpa kebobolan, Arsenal berada di puncak klasemen dan tampil gemilang.

Hasil imbang 2-2 di Sunderland mengakhiri rentetan kemenangan tersebut. Namun, The Gunners memasuki derby London Utara pada November 2025 lalu dengan kesempatan untuk unggul enam poin, setelah City kalah 2-1 dari Newcastle.

Harapan Tottenham untuk memberikan pukulan telak bagi Arsenal pun sirna, ketika pasukan Arteta unggul 2-0 saat babak jeda. Lalu, memperbesar keunggulan tiga detik setelah babak kedua dimulai.

Richarlison mencetak satu gol balasan untuk Tottenham, tetapi The Gunners memiliki kata terakhir, dengan momen puncak yang pantas diberikan kepada Eberechi Eze.

Gelandang Inggris itu memastikan kemenangan dengan mencetak hat-trick pertamanya, sekaligus memberikan Arsenal keunggulan terbesar setelah 12 pertandingan di Premier League.

5. Manchester City Tumbang di Old Trafford

Manchester City tumbang 2-0 dari Manchester United
Manchester City tumbang 2-0 dari Manchester United. Foto: Dok. Manchester City

Saat Patrick Dorgu berputar setelah menyelinap di depan Rico Lewis untuk memasukkan bola melewati Gianluigi Donnarumma, derby Manchester pun berakhir.

Manchester United unggul dua gol di Old Trafford. Lalu, City menuju titik terendahnya saat awal tahun yang suram berlanjut.

Setelah berjuang kembali ke persaingan selama periode Natal 2025, tim Guardiola gagal memenangkan satu pun dari empat pertandingan liga pertama mereka di 2026.

Hasil imbang di Sunderland yang diikuti oleh kehilangan poin di kandang melawan Chelsea dan Brighton, telah menyelamatkan Arsenal. Meskipun mereka melakukan beberapa kesalahan, tetapi masih unggul tujuh poin di puncak klasemen.

Baca juga:

Chelsea Tiba-Tiba Menang Usai Tujuh Laga Jadi Pecundang, Tendang Tottenham Makin Dekat ke Jurang Degradasi

6. Gabriel Magalhaes Lolos dari Kartu Merah

Gabriel Magalhaes lolos dari kartu merah usai tanduk Erling Haaland
Gabriel Magalhaes lolos dari kartu merah usai tanduk Erling Haaland. Foto: Dok. Premier League

Pada April 2026 lalu, selisih poin antara Arsenal dan Manchester City masih terpaur enam poin. Saat Arsenal tiba untuk pertandingan puncak klasemen di Etihad, kedua tim sama-sama berebut gelar Premier League.

Pada pertandingan itu, City keluar sebagai pemenang. Erling Haaland mencetak gol kemenangan 20 menit setelah memasuki babak kedua.

Namun, mungkin momen paling krusial terjadi di akhir pertandingan, ketika terjadi pertarungan panjang antara Haaland dan Gabriel.

Keduanya saling berhadapan dan dahi mereka beradu sebelum bek tengah Arsenal itu menggerakkan kepalanya ke depan. Faktanya, Haaland tetap berdiri tegak yang menyelamatkan Gabriel dari kartu merah.

Meskipun sikap Haaland itu patut dipuji, tetapi sangat menguntungkan Arsenal. Sebab, kartu merah karena perilaku kekerasan akan membuat tim Arteta kehilangan salah satu bek bintangnya untuk tiga pertandingan berikutnya.

7. Kesalahan Fatal Marc Guehi saat Lawan Everton

Marc Guehi bikin kesalahan lawan Everton
Marc Guehi bikin kesalahan lawan Everton. Foto: Dok. Manchester City

Kemenangan City di Burnley menempatkan mereka di puncak klasemen berdasarkan jumlah gol yang dicetak.

Pada saat mereka memainkan pertandingan berikutnya melawan Everton, Arsenal sudah memainkan dua pertandingan lebih banyak dan unggul enam poin.

Jika mereka memenangkan pertandingan tunda, City akan menyamai poin tersebut. Namun, Arsenal sudah memiliki poin yang cukup.

Sayangnya, tekanan skor tidak terlihat di Hill Dickinson. Ketika Jeremy Doku membawa tim tamu unggul tepat sebelum babak jeda, sedikit yang akan meragukan kemenangan tandang.

Hal itu masih terjadi ketika Marc Guehi mengontrol bola di dalam kotak penalti pada menit ke-68.

Satu umpan balik yang kurang akurat ternyata mengubah segalanya. Thierno Barry mencetak gol penyeimbang untuk Everton dan permainan pun berubah.

Tim asuhan David Moyes mencetak tiga gol dalam waktu 13 menit, meskipun City berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 di menit-menit akhir. Mereka pun kehilangan dua poin yang membuat Arsenal kembali unggul.

8. Penyelamatan David Raya dan Kontroversi VAR

David Raya lakukan penyelamatan krusial lawan West Ham
David Raya lakukan penyelamatan krusial lawan West Ham. Foto: Dok. Arsenal

Di atas kertas, perjalanan ke markas West Ham yang berjuang menghindari degradasi tampak sebagai pertandingan tersulit dari tiga pertandingan terakhir Arsenal.

Itu adalah pertandingan yang harus dimenangkan anak asuh Arteta untuk menghindari City, yang kembali ke jalur kemenangan. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan West Ham yang gigih.

Pertandingan masih tanpa gol ketika gelandang West Ham, Matheus Fernandes, datang mengambil bola lepas. Lalu, melakukan umpan satu-dua dengan Pablo, yang berada enam yard dari gawang David Raya.

Fernandes mencoba mengalahkan kiper di tiang dekatnya, tetapi Raya mengulurkan kaki kanannya untuk melakukan penyelamatan brilian dari jarak dekat dan memastikan skor tetap imbang hingga 10 menit terakhir.

Penyelamatan Raya tampak semakin penting ketika Leandro Trossard membawa Arsenal unggul di menit ke-83.

Namun, pertandingan masih jauh dari selesai. West Ham terus menyerang untuk mencari gol penyeimbang.

Gabriel melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis tembakan Callum Wilson, tetapi striker West Ham itu mendapat kesempatan lain dari sepak pojok.

Ia melepaskan tembakan keras melewati kerumunan pemain untuk mencetak gol yang menakjubkan di waktu tambahan.

Wasit VAR pun ikut turun tangan. Setelah peninjauan yang panjang, gol tersebut dianulir karena ada pelanggaran terhadap Raya ketika Pablo meletakkan lengannya di dada kiper Spanyol itu dan memegang lengan kirinya.

Sejumlah pelanggaran lainnya, termasuk klaim penalti atas pelanggaran yang dilakukan Trossard dan Declan Rice, dipertimbangkan dan diabaikan. West Ham hingga Manchester City pun "merasa dirugikan" akibat insiden tersebut. (sof)

#Arsenal #Premier League #Sepak Bola #Manchester City
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Liverpool vs Manchester City: Badai Sanksi Hantui The Citizen, Iraola Siap Redam Maresca
Simak prediksi Liverpool vs Man City 2026! Di tengah sanksi Man City Liga Inggris, Enzo Maresca siap lawan Andoni Iraola di Anfield. Cek statistik & line up!
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 8 menit lalu
Prediksi Liverpool vs Manchester City: Badai Sanksi Hantui The Citizen, Iraola Siap Redam Maresca
Berita Foto
The Rivalry Returns: North London Legends Kalahkan United Legends dengan Skor 3-2
Selebrasi pemain North London Legends, Emmanuel Adebayor dalam laga The Rivary Returns di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (10/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 10 Oktober 2026
The Rivalry Returns: North London Legends Kalahkan United Legends dengan Skor 3-2
Olahraga
Link Streaming Arsenal vs Leeds United: Misi Wajib Menang Meriam London
Cari link streaming Arsenal vs Leeds United? Temukan jadwal siaran langsung, prediksi line up, dan link nonton resmi laga panas Premier League hari ini di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Link Streaming Arsenal vs Leeds United: Misi Wajib Menang Meriam London
Berita
Prediksi Arsenal vs Leeds United: Analisi Lengkap, Head to Head, Hingga Prakiraan Pemain dan Skor
Cari tahu prediksi Arsenal vs Leeds United di Liga Inggris pekan ini! Cek info terbaru kontrak Mikel Arteta, krisis cedera pemain, rekor head to head, hingga prakiraan susunan pemain.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Prediksi Arsenal vs Leeds United: Analisi Lengkap, Head to Head, Hingga Prakiraan Pemain dan Skor
Olahraga
Jadwal Bola Hari Ini 10 Oktober 2026: Persija, Arsenal, Chelsea hingga MU Vs Tottenham
Jadwal bola hari ini, Sabtu 10 Oktober 2026, menghadirkan Persija vs PSIM, Arsenal, Chelsea, serta MU vs Tottenham. Simak jadwal dan info stasiun tv dan live streaming.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Jadwal Bola Hari Ini 10 Oktober 2026: Persija, Arsenal, Chelsea hingga MU Vs Tottenham
Olahraga
Prediksi Line Up Liverpool vs Man City: Racikan Taktik Iraola Tanpa Isak dan Gakpo
Intip prediksi line up Liverpool vs Man City terbaru! Temukan racikan formasi kejutan Andoni Iraola tanpa Isak dan Gakpo di laga panas Anfield.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Prediksi Line Up Liverpool vs Man City: Racikan Taktik Iraola Tanpa Isak dan Gakpo
Olahraga
Setop Euforia Juara Timnas! Calvin Verdonk Fokus Penuh ke Lille, Arsenal Sudah Menunggu
Calvin Verdonk langsung fokus membela Lille setelah membawa Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026. Bek Garuda bersiap menghadapi Le Havre dan Arsenal.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Setop Euforia Juara Timnas! Calvin Verdonk Fokus Penuh ke Lille, Arsenal Sudah Menunggu
Olahraga
Dewa United Pembuka 'Jadwal Neraka' Persib, 7 Laga Krusial dalam 20 Hari
Persib Bandung dihadapi jadwal neraka usai dari Thailand. Skuad Igor Tolic lakoni 7 laga di 3 kompetisi dalam 20 hari, diawali bentrok Dewa United. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Dewa United Pembuka 'Jadwal Neraka' Persib, 7 Laga Krusial dalam 20 Hari
Olahraga
Live Streaming Isenmulang FC vs Persebaya: Misi Bajul Ijo Lanjutkan Tren Positif
Link live streaming Isenmulang FC vs Persebaya akan dimulai Jumat (9/10) pukul 19.00 WIB. Bajul Ijo memanfaatkan tren buruk tuan rumah.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Live Streaming Isenmulang FC vs Persebaya: Misi Bajul Ijo Lanjutkan Tren Positif
Berita Foto
The Rivalry Returns Siap Pertemukan Legenda Sepak Bola Inggris di Jakarta
Pemain legenda sepak bolla liga Inggris, Gilberto, Pires, Rio Ferdinand dan Ryan Giggs saat sesi konferensi pers di Jakarta, Jum'at (9/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 09 Oktober 2026
The Rivalry Returns Siap Pertemukan Legenda Sepak Bola Inggris di Jakarta
Bagikan