66 Persen Wilayah di Jabar Akan Alami Awal Kemarau Lebih Cepat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Maret 2026
66 Persen Wilayah di Jabar Akan Alami Awal Kemarau Lebih Cepat

Ilustrasi musim kemarau 2025. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Musim kemarau 2026 di Jawa Barat (Jabar) diperkirakan akan datang lebih awal dan berlangsung lebih kering dibandingkan kondisi normal.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi prediksi tersebut berdasarkan analisis dinamika atmosfer serta model iklim periode normal 1991–2020.

“Secara umum, sebagian besar wilayah Jawa Barat diprediksi mengalami sifat hujan bawah normal, dengan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026 dan durasi kemarau berkisar 13 hingga 15 dasarian, bahkan cenderung lebih panjang dari normal,” kata Kepala BMKG Kelas I Bandung Teguh Rahayu.

Awal musim kemarau di Jawa Barat diperkirakan berlangsung bertahap mulai Maret hingga Juni 2026, dengan sebagian besar wilayah mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026.

Baca juga:

BMKG Prediksi Kemarau Lebih Cepat dan Panjang Usai La Niña Berakhir

Berdasarkan data BMKG, sekitar 56 persen wilayah Jawa Barat diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026, sementara 66 persen wilayah mengalami awal musim kemarau lebih cepat dibandingkan rata-rata klimatologisnya.

Wilayah yang lebih dahulu memasuki musim kemarau pada Maret 2026 meliputi sebagian kecil Bekasi dan Karawang. Pada April 2026 kemarau diperkirakan meluas ke Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Indramayu, serta sebagian Cirebon.

Selanjutnya pada Mei hingga Juni 2026, musim kemarau diprediksi mencakup sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung Raya, Garut, Sumedang, Tasikmalaya, Pangandaran, Majalengka, Kuningan, Ciamis, hingga Banjar.

BMKG juga mencatat sekitar 93 persen wilayah Jawa Barat diprediksi mengalami kondisi lebih kering dari normal, serta 81 persen wilayah berpotensi mengalami durasi musim kemarau lebih panjang.

"Dengan kondisi tersebut sejumlah potensi dampak perlu diantisipasi sejak dini, diantaranya kekeringan meteorologis, berkurangnya ketersediaan air bersih, gangguan pada sistem irigasi pertanian, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

#Kemarau #BMKG #Musim Kemarau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 10 Agustus 2026, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai
BMKG memperingatkan cuaca ekstrem pada 10 Agustus 2026. Hujan lebat hingga angin kencang melanda sebagian wilayah Indonesia.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 10 Agustus 2026, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai
Indonesia
Jakarta Diprediksi akan Diselimuti Awan Tebal pada Jumat (7/8), BMKG Imbau Warga Ibu Kota Bersiap Hadapi Perubahan Cuaca
Sementara itu, kawasan Jakarta Pusat, Jakarta Timur, hingga Kepulauan Seribu diselimuti cuaca variatif antara cerah berawan hingga berawan tebal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
Jakarta Diprediksi akan Diselimuti Awan Tebal pada Jumat (7/8), BMKG Imbau Warga Ibu Kota Bersiap Hadapi Perubahan Cuaca
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 6 Agustus 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah
BMKG memprediksi cuaca Kamis 6 Agustus masih dipengaruhi dinamika atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 6 Agustus 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah
Indonesia
Waspada! Puncak Kemarau 2026 Terjadi pada Agustus hingga September, Hotspot Bisa Makin Meningkat
Meskipun kondisi kemarau 2026 diperkirakan tidak sekering El Nino 1997, pemerintah tetap perlu mewaspadai dampak lanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Waspada! Puncak Kemarau 2026 Terjadi pada Agustus hingga September, Hotspot Bisa Makin Meningkat
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia 4-7 Agustus 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Diterpa Angin Kencang dan Hujan Sedang
Meski sebagian besar daerah mulai memasuki kondisi kering, dinamika atmosfer memicu peningkatan curah hujan dan terpaan angin kencang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia 4-7 Agustus 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Diterpa Angin Kencang dan Hujan Sedang
Indonesia
BMKG Prediksi Langit Jakarta Cerah Seharian pada 4 Agustus 2026, Suhu Udara Maksimal Capai 32 Derajat Celsius
Perubahan dinamis kondisi udara mulai terlihat saat memasuki periode siang hari di beberapa wilayah daratan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
BMKG Prediksi Langit Jakarta Cerah Seharian pada 4 Agustus 2026, Suhu Udara Maksimal Capai 32 Derajat Celsius
Indonesia
Air Dermaga Marunda Surat Imbas Kemarau, Kapal-Kapal Nelayan Berguguran Kandas
Musim kemarau membuat perairan Dermaga Marunda Jakarta Utara surut. Sejumlah kapal nelayan kandas
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Air Dermaga Marunda Surat Imbas Kemarau, Kapal-Kapal Nelayan Berguguran Kandas
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Petir dan Hujan Ringan di Sejumlah Kota pada Minggu, 2 Agustus
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Petir dan Hujan Ringan di Sejumlah Kota pada Minggu, 2 Agustus
Indonesia
7 Daerah di NTB Masuk Status Awas Kekeringan
Tujuh daerah yang masuk status awas kekeringan meliputi Kabupaten Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
7 Daerah di NTB Masuk Status Awas Kekeringan
Indonesia
Peringatan BMKG 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Selain peningkatan curah hujan, BMKG mendeteksi potensi hembusan angin kencang menyeberangi 23 provinsi dari pulau Sumatra hingga Papua
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Juli 2026
Peringatan BMKG 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Bagikan