INDONESIA semakin maju dalam industri perfilman. Tidak hanya jalan cerita, peningkatan pada sudut pengambilan gambar juga terlihat. Keadaan yang tadinya memprihatinkan, kini berubah menjadi lanskap seru penuh inovasi dan terobosan kreatif hasil dukungan pemerintah terhadap industri kreatif.
Film-film produksi dalam negeri juga sudah tidak bisa dipandang sebelah mata, apalagi setelah beberapa karya berhasil angkat piala di festival film internasional dan layak diapresiasi. Seperti film-film Indonesia berikut ini, antara lain:
Baca Juga:
Angkat Piala Spiral Abyss 'Genshin Impact' dengan Komposisi Tim ini
1. Kucumbu Tubuh Indahku
Film garapan sutradara Garin Nugroho ini adalah salah satu film Indonesia yang kontroversial karena mengangkat isu LGBT. Meski menuai kontroversi, Kucumbu Tubuh Indahku berhasil membawa pulang piala Asian-Pacific Screen Award 2018, International Cinephille Society Awards 2019, dan International Film Festival of Guadalajara 2019.
2. Pengabdi Setan
Dianggap sebagai salah satu film paling fenomenal di Indonesia, Pengabdi Setan baru-baru ini memenangkan penghargaan film horor terbaik di ajang Toronto After Dark Film. Pengabdi Setan dirilis di total 42 negara termasuk Malaysia, Singapura, Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat.
Selain itu, film garapan sutradara Joko Anwar ini berada di urutan keenam di Mexico Box Office, dan mendapat nilai tinggi dari kritikus film Richard Kulpers di Variasi. Joko mampu menggarap ulang film horor tahun 1980 ini menjadi sesuatu yang membawa film Indonesia ke kancah internasional.
3. Marlina Si Pembunuh Dalam 4 Babak
Sebagai kisah aksi mendebarkan sekaligus drama yang mengangkat isu pemberdayaan perempuan, Marlina Si Pembunuh dalam 4 Babak telah terpilih sebagai pesaing di Academy Awards foreign-language Oscars . Sutradara dan penulis naskah Mouly Surya bercerita tentang seorang janda muda yang melakukan perjalanan untuk mencari keadilan setelah diserang dengan kejam oleh perampok.
Film ini sebelumnya ditayangkan perdana di Festival Film Cannes selama Directors’ Fortnight sidebar edisi 2017, dan mengklaim penghargaan NETPAC untuk sinema Asia baru di Five Flavours Film Festival.
Baca Juga:
Gaun Malam ini Bawa Indonesia Angkat Piala di Ajang Kecantikan Dunia
4. Prenjak (In The Year of The Monkey)
Sebagai seorang sutradara muda, Wregas Bhanutedja adalah seorang individu kreatif dan visioner yang membuat film berdurasi 12 menit ini meraih Leica Cine Discovery Prize di Cannes Film Festival 2016.
Film ini berlatar di Yogyakarta dan melihat seorang perempuan yang kekurangan uang menjual korek api dengan harga cukup tinggi dengan imbalan mengintip organ kewanitaannya. Meski hanya dengan jadwal produksi dua hari, Prenjak berhasil menyabet penghargaan tersebut.
5. Perempuan Tanah Jahanam
Dari judulnya, sepertinya kita sudah tahu betul bahwa film horor ini akan viral dan menyeramkan. Karena hal itu, Perempuan Tanah Jahanam diakui sebagai salah satu film Indonesia yang paling banyak ditonton dan salah satu film horor Indonesia terbaik.
Sutradara film ini, Joko Anwar memiliki banyak imajinasi liar dan berhasil mengungkapkan perasaannya yang tak terucapkan dengan syuting film ini. Bercerita tentang kepercayaan tradisional pada masyarakat primitif, Perempuan Tanah Jahanam mampu menghadirkan mimpi buruk di saat kita mulai terlelap. Bicara soal prestasi, film ini sudah masuk Sundance Film Festival 2020.
6. 27 Steps of May
Film 27 Steps of May pertama kali ditayangkan di Busan International Film Festival 2018, namun pencapaiannya tidak berhenti sampai di situ. Film ini menjadi sangat populer karena menceritakan tentang pelecehan seksual. Karakter utama disebut "May", yang merupakan korban pelecehan seksual. Dia telah mengalami kehidupan traumatisnya sejak berusia 14 tahun.
Film ini tayang di berbagai festival film internasional, seperti Cape Town Film Festival, Goteborg Film Festival, dan lain sebagainya. Film ini juga memenangkan banyak penghargaan seperti The 3rd Malaysia Golden Global Awards 2019, Film Terbaik di Golden Hanoman Award, dan masih banyak lagi. (ahs)
Baca Juga: