5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 09 September 2017
5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan

Sarapan amat penting untuk tubuh Anda. (Foto: morning.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SARAPAN merupakan waktu makan yang paling penting dalam sehari. Mengisi perut di pagi hari memberi Anda bahan bakar untuk beraktivitas seharian.

Oleh karena itu, jangan sembarangan memilih menu sarapan. Jika salah pilih, bukannya sehat yang didapat, malah masalah kesehatan lain yang mengintai.

Berikut adalah lima makanan yang sebaiknya dihindari saat sarapan.

Mi Instan


Kandungan nutrisi mi instan amat minim. Di lain hal, makanan ini memiliki kadar garam yang tinggi. Karena itu, mi instan termasuk makanan yang kurang baik untuk sarapan, terutama bagi penderita tekanan darah tinggi dan penyakit ginjal.

Makanan Kaleng

Meski praktis, makanan kaleng sebaiknya tidak dikonsumsi untuk sarapan. Jenis makanan ini mengandung tinggi garam dan gula. Nutrisinya juga lebih jika sedikit dibandingkan dengan bahan makanan segar.

Roti Putih dengan Olesan Margarin



Margarin populer sebagai teman makan roti. Namun ternyata, pilihan ini kurang baik untuk kesehatan karena tingginya karbohidrat dan lemak jahat yang terkandung di dalamnya.

Jus Buah


Meski bervitamin dan mineral, jus buah juga memiliki gula yang tinggi, tapi serat yang rendah. Hal itu bisa menjadi malapetaka bagi Anda yang tengah berdiet atau penderita diabetes.

Kue


Kue mengandung kalori, karbohidrat, dan lemak jahat yang tinggi. Hal itu dapat mengacaukan diet Anda. Tak hanya itu, kue juga kurang bersahabat bagi pengidap diabetes, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung.

Jadi bijaklah dalam memilih menu sarapan yang sehat. Untuk ide menu sarapan sehat, silakan baca Bosan Sarapan Nasi? Coba Hash Brown Ini

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan