5 Fakta Nyata Film Exodus: Gods and Kings Yang Harus Anda Ketahui

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Rabu, 17 Desember 2014
5 Fakta Nyata Film Exodus: Gods and Kings Yang Harus Anda Ketahui

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Cinema - Film Exodus: Gods and Kings karya monumental sutradara Ridley Scott ini benar benar menjadi topik pembicaraan banyak orang. Berbagai pertanyaan dan rasa penasaran dari orang di berbagai penjuru dunia ahirnya membuat orang orang menonton sehingga membawanya ke puncak box office.

 

Walaupun film ini diangkat dari kisah Nabi musa yang dimuat dalam 3 Agama Samawi , ada banyak perbedaan antara versi kitab suci dan versi filmnya. Berikut fakta-fakta yang perlu kamu ketahui dalam film Exodus: Gods and Kings

1.Biaya Fantastis Untuk Hasil Visual yang Epic

 

 

Film 'Exodus: Gods and Kings', memakan biaya yang cukup fantastis. Dibutuhkan budget yang mencapai hingga Rp 1,7 triliun untuk mengisahkan bagaimana musa membawa bangsa Israel Keluar dari mesir.sebagai catatan Landscape tata kota bangsa Mesir, laut, aliran sungai bahkan perkampungan para budak disajikan sangat luar biasa, It’s epic!

2.Badai Kritik Terhadap Isu Rasisme

 

 

Ridley Scott dikritik karena memasang aktor berkulit putih dalam semua peran penting di film ini. Termasuk juga karena hanya karakter-karakter figuran seperti budak di kastil Firaun yang menggunakan aktor berkulit hitam.

 

Kontroversi lain yang muncul juga karena dalam film, hanya karakter budak-budak berkulit putih yang bebas dari tirani. Budak kulit hitam tersebut tidak ditampilkan mengalami proses pembebasan bersama dengan para orang Ibrani lainnya.

 

Seperti dilansir oleh Slashfilm, film inimendapat serangan dan hujatan dari beberapa pihak. Alasannya, Ridley Scott dianggap gagal menyajikan cerita tentang perjalanan spiritual sang Nabi, dan ia tersandung kontroversi dalam proses casting film ini.

 

Pasalnya, ia lebih banyak merekrut pemain dari ras Kaukasoid (kulit putih) untuk memerankan sosok orang-orang dari Mesir, Afrika. Hal ini dikecam dan dianggap sebagai insiden rasisme.

3.Alur dan karakter dalam film Yang berBeda dengan Injil

 

 

Ada perbedaan antara Kisah Musa di Injil dengan apa yang ditampilkan dalam 'Exodus: Gods and Kings'. Salah satunya adalah alasan kenapa Musa akhirnya memutuskan untuk kabur dari Mesir.

 

Dalam Film Exodus ini adegan Musa di usir dari istana oleh Firaun setelah tahu bahwa Musa berdarah Ibrani. Hal ini jelas sangat berbeda dengan apa yang dikisahkan dalam Kitab Injil dimana Musa pergi meninggalkan istana karena dirinya membunuh Seorang mesir saat dirinya berusaha menghentikan penganiayaan seorang budak Ibrani

 

Dalam 'Exodus: Gods and Kings', Ridley Scott yang dibantu oleh empat penulis naskah lainnya,Adam Cooper, Bill Collage, Jeffrey Caine, Steve Zaillian, menampilkan interpretasi sendiri saat memvisualisasikan sosok malaikat Malak dan Tuhan sebagai bocah laki-laki yang diperankan oleh Isaac Andrews dengan aksen Inggris. Sebagai personifikasi dari suara Tuhan. Andrews mampu menampilkan akting yang cukup baik untuk ukuran aktor seumuran dirinya.

 

Malaikat sendiri berasal dari kata Ibrani Malak yang berarti pembawa pesan.

 

Dalam Bibel Perjanjian Lama, Malaikat Tuhan adalah pewujudan Tuhan sendiri, seperti yang dilihat Ibrahim dan Musa. Malaikat Tuhan seringkali tampil dalam wujud manusia biasa (tanpa sayap), atau seperti nyala api disemak duri (seperti yang dilihat Musa). saat Musa melihat the burning bush, ada batu longsor menimpa kepalanya, dan dalam keadaan setengah sadar ia melihat seorang anak kecil bernama Malak, yang menjadi pembawa pesan Tuhan, berkata kepadanya untuk kembali ke Mesir dan membawa bangsa Israel kembali ke tanah kanaan.

 

Dalam injil sama sekali tidak menyinggung keberadaan dan peran Malak dalam usaha keluarnya Bangsa Israel dari mesir.

4.Tsunami Yang Membuat Laut Merah Terbelah dua

 

 

Adegan puncak dari kisah keluarnya Bangsa Israel yang dipimpin musa untuk keluar dari mesir adalah ketika mereka tersudut di tepi laut Merah sementara balatentara firaun tampak sedang mengejar mereka. Namun Kisah yang harusnya berlanjut dengan Musa mengangkat tangannya, mengetuk tongkat, dan laut terbelah dua, tidak ada

 

Kita justru mendapatkan suguhan Musa yang kebingungan mencari penjelasan Tuhan, tidak tahu harus melewati jalan yang mana ketika dikejar tentara Mesir bahkan sebelum laut menjadi surut bukan terbelah seperti keinginan kita, bahkan terlihat sebelumnya ada benda seperti meteor melintas.Dengan berbagai cara Scott berupaya menampilkan kisah yang ‘rasional’ untuk dicerna manusia‘modern’.

 

Tampaknya Scott memilih untuk mengambil versinya sendiri tentang penyeberangan Laut Merah itu: laut yang tengah surut berdasar siklusnya. Hal yang dilakukan Ridley Scott ini bukan tanpa teori. Scott sang sutradara menjelaskan bahwa terbelahnya Laut Merah dalam kisah Musa di 'Exodus: Gods and Kings' terinspirasi dari tsunami dahsyat kala itu. Tsunami yang terjadi akibat gempa di bawah laut itu terjadi sekitar tahun 3000 sebelum masehi.

 

Scott seakan merujuk Bruce Parker, profesor tamu di Stevens Institute of Technology, New Jersey. Mantan kepala ilmuwan National Ocean Service di National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), AS itu pernah menulis di The Wall Street Journal, bahwa Nabi Musa menggunakan pengetahuannya tentang pasang surut untuk memastikan orang-orang yang bersamanya menyeberangi Laut Merah dengan selamat. Bagi Scott, tampaknya versi ini lebih ‘ilmiah’ dan dapat diterima akal sehat manusia modern.

 

Sayangnya usaha yang dilakukan oleh Scott ini malah mendapat hantaman dari Kritikus film Peter Chattaway. Chatway memberikan kritik pedasnya dengan menyoroti adegan lautan terbelah yang ada di dalam film tersebut yang bukan disebabkan karena Musa dan perintah Tuhan.

5.Berhasil Lengserkan 'Mockingjay'

 

 

Badai kritik yang mendera film ini malah membuat 'Exodus: Gods and Kings'tak tergoyahkan bertengger di box office. hasilnya, akhir pekan lalu 'Exodus: Gods and Kings' meraih US$ 24,5 juta.

 

Hasil ini membuat 'Exodus' membuat film 'The Hunger Games: Mockingjay Part 1'.harus turun terkapar dari peringkat atas box office yang didudukinya selama 3 pekan sebelumnya.

#Hollywood #Film
Bagikan
Ditulis Oleh

Rendy Nugroho

Berita Terkait

Fun
Speed the Plow Drama Klasik Satir Hollywood Dibawa ke Bioskop Setelah 38 Tahun
Drama Speed the Plow pertama kali dipentaskan pada 1988. Versi panggungnya pernah dibintangi Joe Mantegna, Ron Silver, dan Madonna.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Speed the Plow Drama Klasik Satir Hollywood Dibawa ke Bioskop Setelah 38 Tahun
ShowBiz
Masih Syuting 'Tygo', Lisa BLACKPINK sudah Diumumkan akan Main Film Komedi Romantis Netflix
Lisa akan menjadi pemeran utama dalam film orisinal terbaru Netflix yang terinspirasi dari film 'Notting Hill'.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Masih Syuting 'Tygo', Lisa BLACKPINK sudah Diumumkan akan Main Film Komedi Romantis Netflix
Lifestyle
‘Even If This Love Dissapars from the World Tonight’, Kisah Mengingat kembali Cinta Hari demi Hari
Kisah film terbaru yang tayang di Netflix 'Even If This Love Disappears from the World Tonight' bukanlah melodrama remaja biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
‘Even If This Love Dissapars from the World Tonight’, Kisah Mengingat kembali Cinta Hari demi Hari
ShowBiz
Film '100 Juta Pertama' Segera Tayang, Angkat FOMO dan Krisis Finansial Anak Muda
Forka Films menyiapkan film 100 Juta Pertama, drama satir tentang FOMO, gaya hidup, dan perjuangan finansial anak muda. Tayang 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Film '100 Juta Pertama' Segera Tayang, Angkat FOMO dan Krisis Finansial Anak Muda
ShowBiz
Jadwal Tayang hingga Sinopsis 'Animals', Film Terbaru Ben Affleck Bertema Penculikan dan Politik
Film Animals menjadi proyek terbaru Ben Affleck yang tayang 2026. Mengangkat tema penculikan anak dan intrik politik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Jadwal Tayang hingga Sinopsis 'Animals', Film Terbaru Ben Affleck Bertema Penculikan dan Politik
ShowBiz
Gerard Butler dan Frank Grillo Adu Akting di Film 'Chopshop', Tayang di Netflix Februari 2026
Dibintangi Gerard Butler, Frank Grillo, dan Alexis Louder, Chopshop penuh dengan aksi brutal dan intrik kejahatan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Gerard Butler dan Frank Grillo Adu Akting di Film 'Chopshop', Tayang di Netflix Februari 2026
ShowBiz
Resmi! Film Fast & Furious Terbaru Berjudul 'Fast Forever', Dijadwalkan Tayang 2028
Universal Pictures mengumumkan film Fast & Furious terbaru berjudul Fast Forever yang dijadwalkan tayang pada 17 Maret 2028. Vin Diesel unggah pesan emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Resmi! Film Fast & Furious Terbaru Berjudul 'Fast Forever', Dijadwalkan Tayang 2028
Lifestyle
4 Film DisiapkanSony Pictures di Netflix, Ada Film Anaconda Versi Terbaru
Dengan jajaran film ini, Sony Pictures menunjukkan konsistensinya menghadirkan proyek-proyek ambisius yang tidak hanya mengejar jumlah penonton
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
4 Film DisiapkanSony Pictures di Netflix, Ada Film Anaconda Versi Terbaru
Lifestyle
High Rollers, Film Yang Penuh Ambisi, Obsesi dan Ilusi Kekayaan
Seiring modal meningkat, taruhan pun menjadi semakin berbahaya, menyeret Antoine ke pusaran dunia perjudian yang penuh tipuan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
High Rollers, Film Yang Penuh Ambisi, Obsesi dan Ilusi Kekayaan
ShowBiz
HBO Max Hadirkan Romansa dan Komedi di Bulan Penuh Cinta Februari, Mulai dari Serial Klasik hingga Drama Korea nan Bikin Baper
Semua tontonan yang akan hadir di HBO Max pada Februari bisa dinikmati bersama pasangan, sahabat, atau dinikmati sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
HBO Max Hadirkan Romansa dan Komedi di Bulan Penuh Cinta Februari, Mulai dari Serial Klasik hingga Drama Korea nan Bikin Baper
Bagikan