5 Dosa Besar Kaido di Wano Country Arc One Piece

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 15 September 2023
5 Dosa Besar Kaido di Wano Country Arc One Piece

Banyak dosa besar dilakukan Kaido yang membuat Bajak Laut Topi Jerami harus menumbangkannya. (Foto: Anime News Network, Shueisha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAIDO hadir sebagai Yonko of the Sea serta menjadi musuh utama di Wano Country Arc One Piece. Kaido yang sebelumnya adalah ketua bajak laut Rocks membubarkan krunya untuk menjadi makhluk terkuat yang ada di lautan.

'Makhluk Terkuat di Dunia' adalah titel dimiliki oleh Kaido setelah melakukan banyak dosa yang menimpa Wano Country. Mengutip laman Game Rant, inilah lima dosa besar yang membuat dirinya patut ditumbangi oleh Bajak Laut Topi Jerami:

Baca Juga:

Manga Spin-off One Piece Dilokalisasi dan Siap Rilis untuk 2024

1. Rebus Oden Hidup-Hidup

Wano Country telah dibinasakan oleh Kaido berkat bantuan Orochi. Ketika sang shogun Wano Country yakni Oden hadir ke negeri fiktif Jepang tersebut, ia dibelenggu dan bahkan seluruh rakyat Wano Country tidak hormat dengan kedatangan Oden pada saat itu.

Pertarungan terakhir antara Oden dengan prajuritnya hampir bisa menumbangi Kaido, namun eksekusi tersebut diganggu oleh Koruzumi Higurashi hingga Kaido lah yang memberikan pukulan terakhir kepada Oden. Oden ditangkap dan dihukum direbus hidup-hidup karena perlakuan yang dianggap sabotase Kaido.

Era shogun berakhir disaat Oden dihukum direbus hidup-hidup. (Foto: Screen Rant)

2. Membuat Wano Country menjadi gurun

Asri dan tidak ada konflik peperangan, Wano Country adalah surga yang komplotan bajak laut bisa akses di sisi utara New World dekat dengan Egghead, Winner Island, dan di seberang Elbaf. Namun di bawah kuasa Kaido, Wano langsung berubah besar-besaran hingga menjadi gurun dan pabrik tempat ia menampung senjata untuk prajuritnya.

Pabrik tersebut membuat limbah berbahaya, yang membuat rakyat Wano Country kekurangan sumber makanan dan minuman, membuat mayoritas rakyat Wano Country meninggal karena permasalahan tersebut.

3. Menumbangkan kru member bajak lautnya sendiri

Karena kastanya tinggi sebagai ras Celestial Dragon, Kaido tidak peduli dengan apapun, termasuk krunya sendiri. Berbeda dengan pemimpin bajak laut seperti Whitebeard atau Gol D Roger, Kaido adalah pemimpin bajak laut yang tidak memiliki hati. Bahkan, ia rela untuk mengalahkan krunya secara langsung bila tidak sesuai dengan ekspektasinya.

Baca Juga:

Rela menghajar kru bajak lautnya sendiri, dan tidak ada jiwa kepemimpinan. (Foto: Screen Rant)

4. Rakyat Wano Country dicekoki SMILE

Kaido memiliki visi untuk membuat semua orang bisa menikmati Buah Iblis untuk membuat peperangan antarbajak laut lebih seimbang. Pertarungan yang ia ekspektasikan harus lebih brutal. Oleh karena itu, Kaido menjadi Yonko yang paling ditakuti oleh banyak orang.

Membuat Buah Iblis tidaklah mudah, ia harus bersekongkol dengan Doflamingo dan Caesar untuk membuat Buah Iblis artifisial bernama SMILE yang memiliki efek samping lebih mematikan. Setiap yang memakan SMILE tidak bisa merasakan emosi lain selain berbahagia, dan bahkan ketika ada satu rakyat terbunuh, penontonnya hanya bisa tertawa meski hati pilu.

5. Mengurung anaknya sendiri

Yamato, anak dari Kaido ternyata memiliki inspirasi besarnya dalam bertarung kepada shogun Wano Country Oden. Namun, ia tidak memiliki ketertarikan untuk berperang seperti apa yang Kaido lakukan. Maka dari itu, Yamato dibelenggu di dalam satu kuil demi tidak menghasut orang lain untuk menumbangkan ideologi dari Kaido.

Yamato pun menjadi orang penting mampu menyelesaikan permasalahan dilakukan oleh Kaido. Karena ia merasa trauma dengan ratusan rakyat Wano Country yang meninggal, ia berusaha menjadi orang paling kuat, bahkan membantu Monkey D Luffy dan kawan Bajak Laut Topi Jerami untuk mengalahkan Kaido. (dnz)

Baca Juga:

'One Piece' Meluncurkan Logo Baru untuk Merayakan Hari Jadi Ke-25

#Film #Manga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
Netflix menyiapkan film Blue Road. Film ini mengungkap misteri pembunuhan berantai. Film ini dibintangi Son Suk Ku dan Eita Nagayama.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
FFI 2026 mengumumkan 25 film yang lolos Seleksi Awal Tahap 1 kategori Film Cerita Panjang, dari 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
Bagikan