5,8 Juta Pemudik Diprediksi Masuk DIY pada Lebaran 2023
Ilustrasi- Kendaraan pemudik yang menuju ke Jakarta memadati jalur Pantura Lohbener, Indramayu, Jawa Barat, Senin (10/6/2019) (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara./hp)
MerahPutih.com - Mudik tahun 2023 secara nasional diprediksi bakal diikuti 123 juta orang. Peningkatan pemudik tahun ini seiring dengan peniadaan PPKM akibat terkendalinya kasus COVID-19.
Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan, sebanyak 5,8 juta pemudik diperkirakan memasuki wilayah DIY pada momentum Lebaran 2023.
"Mayoritas (pemudik) menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi," kata Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, Jumat (17/3).
Baca Juga:
ASDP Imbau Pemudik Membeli Tiket dari Jauh Hari
Dari jutaan pemudik yang bakal memasuki DIY tersebut, menurut dia, yang menggunakan sepeda motor diperkirakan mencapai 20,3 persen atau 1,2 juta orang, sedangkan mobil pribadi 22,07 persen atau 1,3 juta orang.
"Kalau yang lainnya kombinasi ada yang menggunakan bus, truk dan moda transportasi lainnya," kata dia, seperti dikutip Antara.
Jumlah pemudik tersebut, menurut dia, mengalami kenaikan jika dibandingkan momentum Lebaran 2022 sebanyak sekitar 3,9 juta pemudik.
"Dulu mungkin masih terbayang-bayang dengan COVID-19. Kalau sekarang bukan bebas COVID-19, tetapi karena sudah ada banyak pelonggaran," kata dia.
Baca Juga:
Polri Beberkan Potensi Gangguan yang Mengancam saat Mudik Lebaran 2023
Selain banyak destinasi wisata menarik, menurut dia, banyaknya infrastruktur jalan yang mendukung akses transportasi juga menjadi faktor pemicu peningkatan jumlah pemudik ke DIY tahun ini.
Untuk menekan jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi khususnya sepeda motor, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun ini menggelar program mudik gratis menggunakan kereta api dan bus menuju DIY.
Sementara untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik, menurut Made, Dishub DIY akan menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.
Saat ini, Dishub DIY bersama instansi terkait tengah melakukan evaluasi dan penyempurnaan terkait manajemen rekayasa lalu lintas menjelang Lebaran 2023.
Selain itu, kata Made, Dishub DIY juga bakal menyusun peta jalur lalu lintas yang rawan macet, rawan kecelakaan, rawan longsor, serta jalur-jalur alternatif yang dapat dilalui pemudik.
"Termasuk berkaitan dengan jalan-jalan yang dalam sisi pemanfaatannya dibatasi akan kami publikasikan," kata dia. (*)
Baca Juga:
6,6 Juta Pemudik Bakal Menyeberang ke Lampung dan Bali dari Jawa
Bagikan
Berita Terkait
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Menag Minta Pengurus Masjid Berikan Layanan Bagi Para Pemudik Nataru dan Musafir
Pantau Mudik Nataru di Stasiun Gambir, AHY Ingatkan Keselamatan dan Kesiapan Operasional
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Polri Prediksi Adanya Lonjakan Pergerakan Masyarakat saat Libur Nataru 2025/2026
Puncak Arus Mudik Nataru 2025/2026 Diprediksi 24 Desember, Ini Jadwal Arus Baliknya
Penjualan Tiket Kereta Nataru 2025/2026 Tembus 1,44 Juta, Rute Jakarta–Surabaya Paling Banyak Dipesan
Masyarakat Bisa Nikmati Mudik Gratis Nataru 2025/2026, Begini Cara Mendaftarnya
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah