4 Orang Masih Tertimbun Longsor, BPBD Luwu Perpanjang Operasi Pencarian

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Februari 2024
4 Orang Masih Tertimbun Longsor, BPBD Luwu Perpanjang Operasi Pencarian

Tim petugas gabungan bersama warga mengevakuasi kendaraan motor. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu mencacat, setidaknya masih ada empat dari lima orang korban yang dinyatakan hilang tertimbun material longsor sejak Senin (26/2).

BPBD Masa operasi pencarian jasad para korban yang tertimbun material tanah longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan ditetapkan akan berlangsung secara efektif hingga 3 Maret 2024.

Baca Juga:

Lima Orang Meninggal Tertimbun Tanah Longsor di Luwu

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Budi Baso Tenriesa mengungkapkan, total hingga hari ini pemerintah daerah telah mengerahkan sebanyak empat unit alat berat, berupa dua ekskavator dan dua bulldozer untuk memaksimalkan operasi pencarian.

Berikut juga telah mengerahkan personel tambahan dari BPBD, Basarnas, Tagana dan TNI-Polri Kota Palopo ke lokasi kejadian tanah longsor di Desa Bonglo, Bastem Utara itu.

Pihaknya memastikan masing-masing personel tim petugas gabungan telah dilengkapi dengan peralatan penunjang pencarian korban, seperti drone thermal dan mesin pendeteksi panas tubuh lainnya milik Basarnas.

Melihat kondisi timbunan longsor yang memiliki kedalaman 100 meter lebih dan luas nya terbentang hingga 100 meter maka, ia menyebutkan, keberadaan bala bantuan itu sangat dibutuhkan untuk menunjang percepatan operasi pencarian korban.

Satu di antara lima orang korban itu berhasil ditemukan kemarin (Selasa, 27/2), yakni seorang pria bernama Ratan (50) warga Desa Dampan, Bastem Utara, yang jasadnya pun telah diserahkan petugas kepada pihak keluarga.

“Jumlah korban bisa lebih dari itu, tapi yang jelas kami terus berupaya semua jasad korban yang tertimbun bisa segera ditemukan, termasuk kendaraan milik para korban dalam waktu yang ditetapkan ini,” ujarnya.

Baso mengatakan, meski sebagian akses jalan poros Desa Banglo-Palopo telah terbuka namun belum bisa dilalui oleh warga selama proses operasi penanggulangan dampak bencana itu berlangsung.

"Hal itu dilakukan atas pertimbangan supaya tidak ada korban baru mengingat kondisi di lapangan yang terus diguyur hujan sehingga memperbesar kemungkinan ada longsor susulan," katanya. (*)

Baca Juga:

Jalan Akses Kota IKN Longsor

#Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Bagikan