3 Varian Teh Sehat dengan Manfaat Berbeda-Beda

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 30 April 2019
3 Varian Teh Sehat dengan Manfaat Berbeda-Beda

Beda jenis teh, beda juga manfaatnya.(foto: pixabay/skitterphoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMUA tahu teh punya manfaat buat tubuuh. Namun, adakah manfaat kesehatan yang berbeda untuk varietas yang berbeda? Teh hitam, hijau, oolong, dan putih semuanya berasal dari tanaman yang sama. Cara pemprosesan yang membedakan jenis dan memberi rasa-rasa yang khas.

Teh hitam dibuat dari daun yang telah teroksidasi penuh. Susunan kimiawi daun teh berubah ketika layu, memar, dan terpapar udara, seperti potongan apel yang ada di meja.
Oolong sebagian teroksidasi, sedangkan teh hijau tidak teroksidasi. Teh putih juga tidak teroksidasi dan terbuat dari daun muda atau kuncup.

Semuanya akan memberikan efek yang sedikit lebih rendah daripada secangkir kopi. Dibutuhkan hingga 4 cangkir teh hitam atau 8 ons untuk memberikan kira-kira jumlah kafein yang sama dengan secangkir kopi.

Seperti dilansir Health, berikut 3 jenis teh terbaik untuk kesehatan.


1. Teh hitam

teh hitam
Teh hitam tinggi flavonoid. (foto: pixabay/pexels)

Teh hitam bisa membantu jantung. Walaupun teh hitam tidak cukup tinggi dengan antioksidan flavonoid jika dibandingkan dengan teh hijau, teh hitam ternyata baik untuk jantung kamu dan dapat membantu mengurangi kadar kolesterol.

Teh jenis ini juga dapat membantu meningkatkan tingkat energi. Jangan ragu untuk mengatasi kelelahan sore kamu dengan teh hitam yang cenderung memiliki kandungan kafein lebih tinggi daripada teh hijau.

2. Teh hijau

green tea
Polifenol dalam teh hijau baik untuk menurunkan kolesterol jahat. (foto: pixabay/free-photos)


Teh hijau dikemas dengan antioksidan baik untuk kamu dapat membuatmu dalam kondisi bagus untuk jangka panjang. Teh ini juga dapat membantu melawan penyakit tertentu. "Polifenol yang ditemukan dalam teh hijau tidak hanya mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dengan menurunkan total dan kolesterol LDL kamu, tetapi juga dapat mengurangi risiko kanker payudara," kata Sonia Oyola, MD, dari Universitas Chicago.

3. Kombucha

kombucha
Kombucha baik untuk pencernaan. (foto: everydayhealth.com)


Kombucha merupakan teh yang difermentasi menggunakan gula dan kultur starter dari bakteri dan ragi (baik) yang dapat menjadi sumber probiotik yang sangat baik. Bakteri itu dapat membantu membangun kembali mikrobioma usus seimbang dan meningkatkan kesehatan sistem pencernaan kamu. Demikian Oyola. Perlu diketahui, beberapa varietas mungkin mengandung alkohol (meskipun biasanya kurang dari 0,5%).(gsh)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan