3 Tips Jitu Jadi Pemimpin yang Baik

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Senin, 14 September 2015
3 Tips Jitu Jadi Pemimpin yang Baik

Ilustrasi bos dan karyawan (istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Karier - Menjadi seorang pemimpin memang bukan perkara yang mudah. Selain mengenai tanggung jawabnya yang lebih besar, masalah lainnya adalah bagaimana diri Anda menjadi pemimpin yang baik.

Ada pemimpin yang dicintai oleh karyawannya, tidak sedikit pula pemimpin yang kurang disukai. Hubungan yang baik antara pemimpin dan karyawan ini sangat mempengaruhi kinerja.

Berikut tiga tips jitu menjadi pemimpin yang baik, seperti yang dilansir notredameonline:

Evaluasi diri. Untuk menjadi pemimpin yang baik Anda harus bisa melakukan hal ssederhana yang berdampak besar yaitu evaluasi diri. Dengan evaluasi diri, Anda bisa memahami apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Sehingga bisa mendelegasikan kepada karyawan agar saling melengkapi.

Responsif. Untuk menjadi pemimpin yang baik, Anda harus responsif kepada karyawan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apa yang dibutuhkan dari pemimpin mereka dengan cara merespon segala masukan dari karyawan. Dengan Anda mengetahui hal tersebut membuat Anda lebih mudah untuk membangun tim yang kuat dan solid.

Tahu seluk beluk. Untuk menjadi pemimpin yang baik, Anda harus mengetahui seluk beluk perusahaan seperti tujuan dan strategi dan juga mengetahui kelebihan dan kekurangan dari masing-masing timnya.

 

Baca Juga:

5 Hal yang Harus Diperhatikan saat Wawancara Kerja

Wawancara Paling Berbahaya, Wanita Ini Harus Berani Cium Buaya

4 Hal yang Harus Dihindari Saat Wawancara Kerja

5 Cara Ampuh yang Bikin Anda Tetap Kreatif

8 Pekerjaan yang Cocok untuk Orang Canggung Sosial

 

#Sukses Dalam Pekerjaan #Kunci Sukses
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BPS Catat Ledakan Serapan Tenaga Kerja Baru di Indonesia, Sektor Makanan Minuman Jadi Primadona
Meskipun sektor jasa modern berkembang, pertanian tetap menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
BPS Catat Ledakan Serapan Tenaga Kerja Baru di Indonesia, Sektor Makanan Minuman Jadi Primadona
Bagikan