3 Jurkam Jokowi Tersangka Suap, Kubu Prabowo: Jangan Sampai Suara Rakyat Juga Disuap!

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 18 Oktober 2018
3 Jurkam Jokowi Tersangka Suap, Kubu Prabowo: Jangan Sampai Suara Rakyat Juga Disuap!

Bupati Malang Rendra Kresna dalam mobil tahanan KPK (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Juru Bicara Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengaku prihatin atas kasus suap yang menimpa tiga kepala daerah yang juga menjadi Jurkam pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Pertama tentunya prihatin ya pasti, mereka kan seharusnya mencontohkan yang baik. Apalagi selain kepala daerah juga jadi jurkam, yang harusnya mengedukasi tidak menggunakan politik uang justru ini terlibat suap proyek," kata Andre, Kamis (18/10).

No rekening dana kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: MP/Fadhli

Dengan adanya peristiwa tersebut, Andre mengingatkan jangan sampai suara pemilih juga disuap. Menurutnya, jangan sampai masyarakat yang sudah menentukan pilihannya dibujuk dengan uang agar memilih yang lain di luar kehendaknya.

"Juru kampanyenya bisa disuap, jangan sampai suara rakyat juga disuap untuk memilih di Pilpres 2019," ujarnya.

Dia menambahkan, agar rakyat Indonesia mendapat pemimpin yang berkualitas, maka pemilu juga harus dilakukan secara berkualitas serta tidak membeli suara pemilih.

"Iya dong, jangan sampai masyarakat ini memilih karena dibayar dengan uang karena itu bukan cerminan pemilu yang berkualitas," tandasnya.

neneng
Tersangka selaku Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin (kedua kiri) tiba di kantor KPK, Jakarta, Senin (15/10/2018). (ANTARA/Sigid Kurniawan)

Ketiga kepala daerah yang terlibat suap dan tengah menjalani proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi adalah Walikota Pasuruan yang juga kader PDIP Setiyono, Bupati Malang yang juga kader Nasdem Rendra Kresna, dan yang terbaru Bupati Bekasi yang juga kader Golkar Neneng Hassanah Yasin. (Pon)

#Pilpres 2019 #Suap Meikarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Maruarar Sirait Konsultasi ke KPK Ubah Maikarta Jadi Rusun Bersubsidi
Maruarar telah meninjau langsung kawasan Meikarta pada Sabtu (17/1). Dalam peninjauan tersebut, disiapkan lahan seluas sekitar 20 hektare di dua titik berbeda untuk pembangunan rusun subsidi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Maruarar Sirait Konsultasi ke KPK Ubah Maikarta Jadi Rusun Bersubsidi
Bagikan