3 Faktor Penyebab Kesulitan Manchester United Musim Ini

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 27 September 2018
3 Faktor Penyebab Kesulitan Manchester United Musim Ini

Jose Mourinho. Foto: Zimbio

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Manchester United seakan menjadi 'dinosaurus' yang susah beranjak dari bayang-bayang kesuksesan Sir Alex Ferguson, ketika tim-tim lain berkembang. Sebut saja seperti Tottenham Hotspur, Liverpool, Manchester City, Chelsea, dan Arsenal.

Bukti nyata bisa dilihat dari fase musim yang bahkan belum mencapai setengah musim. Man United menelan kekalahan dua kali beruntun dari Brighton & Hove Albion (2-3), Tottenham (0-3), ditahan imbang 1-1 oleh Wolverhampton Wanderers dan saat ini berada di peringkat tujuh klasemen Premier League - terpaut delapan poin dari Liverpool yang ada di urutan satu.

Belum cukup? Perjalanan Setan Merah di Piala Liga juga berakhir prematur. Man United kalah 7-8 dalam drama adu penalti melawan tim Championship, Derby County, yang diasuh mantan anak asuh Jose Mourinho, Frank Lampard.

Parahnya lagi, Man United benar-benar kepayahan melawan Derby. Sempat unggul 1-0 dari gol Juan Mata, Derby berbalik unggul 2-1 via gol Harry Wilson dan Jack Marriott.

Man United juga bermain dengan 10 pemain pasca Sergio Romero diberi kartu merah di menit 67, sebelum Marouane Fellaini menunda kemenangan Derby dengan gol dramatisnya di menit 90+5.

Kekalahan dari Derby melanjutkan tren minor Man United yang sebelumnya imbang melawan Wolves. Melihat performa tim yang sudah meraih 20 titel Premier League tersebut, mungkin publik bertanya-tanya "Apa yang terjadi dengan United?"

1. Terlalu Banyak Permasalahan Internal

Jose Mourinho. Foto: Zimbio

Bom waktu itu akhirnya meledak. Man United menjadi 'arena bertarung' dua figur dengan ego yang besar: Jose Mourinho dan Paul Pogba. Mourinho terus menyindirnya di depan media, Pogba pun sama saja.

Fans Man United terpecah belah karenanya: ada yang mendukung Mourinho, ada yang membela Pogba, dan yang bingung tidak ingin berpihak menyalah Ed Woodward, Executive Vice-Chairman Man United. Sederhana.

Virus jika didiamkan akan terus menyebar dan mengganggu sistem lainnya. Begitu juga ketegangan antara Pogba dan Mourinho. Jika klub tidak bersikap tegas, jangan harap musim ini Man United bisa meraih trofi dan parahnya lagi ... keluar dari empat besar Premier League (zona Liga Champions).

Permasalahan keduanya sebenarnya sepele, soal posisi bermain yang sempat ramai dibahas musim lalu. Mourinho sedianya sudah mengakomodasikan Pogba agar ia bisa tampil maksimal seperti di timnas Prancis, dengan menerapkan taktik 4-3-3.

Akan tapi sang pemain masih saja bermain seperti yang pernah dikatakan Paul Scholes (legenda Man United), inkonsisten. Pogba boleh banyak berbicara kepada publik jika ia sudah tampil di level Kevin De Bruyne atau Luka Modric. Apakah Pogba sudah mencapai level tersebut? Biar publik dan statistik yang membuktikan.

Alih-alih 'berbicara' ketika bertanding, Pogba malah sering melakukan kesalahan, blunder yang mengawali serangan balik lawan dan tidak banyak memenangi duel perebutan bola dengan lawan.

Entah disengaja atau tidak agar ia cepat hengkang ke klub lain, satu hal yang pasti adalah permasalahan internal benar ada di Man United. Semakin terbukti ketika Mourinho mencabut ban kapten Pogba karena komentarnya kepada media yang menyindir sang manajer.

2. Inkonsistensi dari Minimnya Performa Beberapa Pemain

Alexis Sanchez dan Jose Mourinho. Foto: Zimbio

Dari poin pertama ke poin kedua sedianya cukup berkaitan. Akibat isu perpecahan internal itu, beberapa pemain terpengaruhi hingga mereka tidak tampil optimal. Mereka itu seperti Alexis Sanchez, Anthony Martial.

Suporter heran dengan betapa buruknya penampilan Sanchez kala melawan Wolves akhir pekan lalu. Bayangkan saja, Sanchez tidak bermain di Liga Champions sebelum laga melawan Wolves. Dalam kondisi itu, logikanya, Sanchez seharusnya tampil lebih berenerji dan bersemangat.

Namun yang terjadi justru sebaliknya: Sanchez tampil loyo dan pergerakan lincah yang biasa diperlihatkannya di Arsenal tidak banyak terlihat. Pun demikian Martial. Ia sering memaksakan permainan dengan mendribel bola, meski - mungkin - tahu lawan dapat mencegatnya.

Alhasil, muncul teori unik jika hanya beberapa pemain saja yang saat ini bersedia 'bertarung' untuk Mourinho, atau setidaknya untuk karier mereka sendiri seperti: Luke Shaw, David De Gea, Marouane Fellaini, dan Romelu Lukaku.

3. Bursa Transfer Buruk

Lee Grant. Foto: Zimbio

Tiga rekrutan anyar Man United musim ini adalah: Diogo Dalot, Fred, dan Lee Grant. Dalot-Fred berkualitas, tapi bukan tipe pemain pembeda yang dapat menentukan hasil di akhir laga. Grant? Kiper pelapis ketiga. Tidak banyak harapan kepadanya.

Mourinho pun kehabisan opsi ketika pemain-pemain lama United melempem, apalagi pertahanan mereka sangat rapuh diserang lawan. Ujung-ujungnya, permainan Man United tidak berubah dari musim lalu: monoton, terlalu banyak melakukan umpan panjang, dan mudah dibaca lawan. (*/Bolaskor)

#Manchester United
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Joshua Zirkzee tak Masuk Skuad Manchester United, Juventus Siap Bergerak di Bursa Transfer
Joshua Zirkzee masih menjadi target Juventus. Manchester United mulai mencoretnya dari skuad.
Soffi Amira - Selasa, 18 Agustus 2026
Joshua Zirkzee tak Masuk Skuad Manchester United, Juventus Siap Bergerak di Bursa Transfer
Olahraga
Manchester United Tegaskan Bruno Fernandes Tak Dijual, Galatasaray Siapkan Tawaran Besar
Manchester United menegaskan Bruno Fernandes tidak akan dijual.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Manchester United Tegaskan Bruno Fernandes Tak Dijual, Galatasaray Siapkan Tawaran Besar
Olahraga
Harry Maguire Berharap Marcus Rashford Bertahan di Manchester United, Ini Alasannya
Harry Maguire berharap Marcus Rashford tetap menjadi bagian dari Manchester United.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
Harry Maguire Berharap Marcus Rashford Bertahan di Manchester United, Ini Alasannya
Olahraga
Gol Harry Maguire Sia-Sia, AC Milan Bangkit Permalukan Manchester United 4-2
Gol cepat bek Harry Maguire ternyata tak cukup menyelamatkan Manchester United dalam laga pramusim 2026/27 menghadapi AC Milan
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
Gol Harry Maguire Sia-Sia, AC Milan Bangkit Permalukan Manchester United 4-2
Olahraga
Jangan Lewatkan! Link Live Streaming Manchester United vs AC Milan, Kick-off 21.45 WIB
Link live streaming Manchester United vs AC Milan akan dimulai Sabtu (15/8) pukul 21.45 WIB. Pertandingan ini menjadi reuni dengan Ruben Amorim.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Jangan Lewatkan! Link Live Streaming Manchester United vs AC Milan, Kick-off 21.45 WIB
Olahraga
Prediksi Manchester United vs AC Milan: Misi Setan Merah Tutup Pramusim dengan Kemenangan
Prediksi Manchester United vs AC Milan kemungkinan berjalan seru. Laga ini menjadi adu taktik Michael Carrick dan Ruben Amorim.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Prediksi Manchester United vs AC Milan: Misi Setan Merah Tutup Pramusim dengan Kemenangan
Olahraga
Michael Carrick Minta 2 Pemain Lagi, Manchester United Incar Bek Kiri dan Gelandang
Manchester United masih belum puas belanja. Michael Carrick meminta dua pemain baru sebelum bursa transfer ditutup.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Michael Carrick Minta 2 Pemain Lagi, Manchester United Incar Bek Kiri dan Gelandang
Olahraga
Manchester United Prioritaskan Lewis Hall, Newcastle Berusaha Pertahankan Bintangnya
Manchester United memprioritaskan Lewis Hall. Namun, Newcastle masih enggan melepas bintangnya itu.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Manchester United Prioritaskan Lewis Hall, Newcastle Berusaha Pertahankan Bintangnya
Olahraga
Sempat Terbuang, Michael Carrick Beri Sinyal Manchester United Pertahankan Marcus Rashford
Marcus Rashford kemungkinan bertahan di Manchester United. Hal itu diungkapkan oleh Michael Carrick.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Sempat Terbuang, Michael Carrick Beri Sinyal Manchester United Pertahankan Marcus Rashford
Olahraga
Link Live Streaming Manchester United vs Leeds 13 Agustus 2026, Saksikan di Sini!
Link live streaming Manchester United vs Leeds dimulai Kamis (13/8) pukul 01.30 WIB. Laga ini menjadi persiapan krusial Premier League 2026/27.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Link Live Streaming Manchester United vs Leeds 13 Agustus 2026, Saksikan di Sini!
Bagikan