2.384 Kasus Baru COVID-19 dalam 24 Jam, Terbanyak di Jakarta
Data Nasional COVID-19. (Foto: Kemenkes)
MerahPutih.com - Penambahan kasus harian COVID-19 kembali terjadi. Sebanyak 70.320 spesimen diperiksa dengan hasil ada 2.384 kasus positif COVID-19 baru, Rabu (21/9).
Provinsi dengan kasus baru terbanyak berada di DKI Jakarta dengan 974 kasus dan total 1.419.552 kasus. Disusul oleh Jawa Barat dengan 450 kasus baru dengan total 1.177.143 kasus. Jawa Timur dengan 231 kasus baru dan total 603.479 kasus. Banten dengan 231 kasus baru dan total 335.776 kasus.
Baca Juga:
Pandemi COVID-19 Diprediksi Berakhir Paling Lambat Pertengahan 2023
Total akumulasi kasus positif sejak COVID-19 ditemukan di Indonesia mencapai 6.415.328 orang dan kasus aktif turun 625 menjadi 25.410 kasus.
Pasien yang sembuh bertambah 2.991 orang, sehingga totalnya ada 6.231.970 orang sembuh. Provinsi dengan kasus sembuh terbanyak hari ini dimiliki Jawa Barat dengan pertambahan 813 kasus sembuh.
Disusul oleh DKI Jakarta dengan pertambahan 800 kasus sembuh, Banten dengan pertambahan 746 kasus sembuh, dan Jawa Timur dengan pertambahan 209 kasus sembuh.
Kemudian, kasus konfirmasi positif yang meninggal bertambah 18 kasus dan totalnya 157.948 orang.
Selain itu, jumlah spesimen yang sudah diperiksa menggunakan RT-PCR, TCM, dan antigen mencapai 108.151.698.
Baca Juga:
Jokowi Belum Tetapkan Pandemi di RI Berakhir, 2.518 Orang Terinfeksi COVID-19 Hari Ini
Hasil positif per jumlah orang yang diperiksa atau positivity rate orang minggu ini sebesar 7,80 persen. Sebagai upaya untuk mengendalikan COVID-19, upaya vaksinasi terus digalakkan.
Per Rabu (21/9), jumlah yang mendapatkan vaksin dosis pertama adalah 27.235 sehingga total yang sudah mendapatkan vaksin pertama adalah 204.388.537.
Maka dari itu, sudah 87 persen dari target sasaran yang telah melakukan vaksinasi. Untuk dosis dua, tercatat sudah 72,9 persen dari target vaksin yang mendapatkan dosis dua.
Angka tersebut juga setara dengan 170.997.002 orang. Adapun yang mendapatkan vaksin dosis kedua pada hari ini sebanyak 26.706.
Vaksin tiga atau booster juga digencarkan. Total terdapat 62.879.386 orang yang sudah divaksin booster.
Per Rabu (21/9) yang baru mendapatkan suntikkan dosis tiga berjumlah 109.238. Berarti, baru 26,8 persen yang mendapatkan vaksin dosis tiga. (Knu)
Baca Juga:
Jokowi Tunggu Keputusan WHO Soal Berakhirnya Pandemi COVID-19
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Varian Super Flu Mengintai Anak dan Lansia, Pemerintah Diminta Siapkan Puskesmas, Bukan Narasi
62 Kasus Superflu Terdeteksi di Wilayah Indonesia, Peningkatan Terjadi Saat Peralihan Musim
Superflu Mulai Terdeteksi, Dinkes DKI Minta Kenakan Masker Jika Sakit
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
RS Akhirnya Beroperasi setelah Banjir, DPR Ingatkan Optimalkan Layanan
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Ibu Hamil Meninggal Setelah Ditolak Berbagai RS di Papua, Ini Respon Prabowo dan Menkes
Pemerintah Siapkan 150 Program Pendidikan Dokter Spesialis Buat Dikirim ke Seluruh Berbagai Daerah