100 Cendekiawan Buddhis Indonesia Bersatu Dalam Webinar KCBI Peringati 76 Tahun Indonesia Merdeka

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 17 Agustus 2021
100 Cendekiawan Buddhis Indonesia Bersatu Dalam Webinar KCBI Peringati 76 Tahun Indonesia Merdeka

Webinar KCBI dengan tema 'Pesan dan Harapan Cendikiawan Buddhis dalam 76 Tahun Indonesia Merdeka: Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh', Senin (16/8). (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Keluarga Cendikiawan Buddhis Indonesia (KCBI) mengadakan webinar dengan tema 'Pesan dan Harapan Cendikiawan Buddhis dalam 76 Tahun Indonesia Merdeka: Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh', Senin (16/8). Hadir dalam webinar itu Ketua KCBI, dra. S. Hartati Murdaya.

“Dari pertemuan ini harapannya akan berhasil membangkitkan organisasi cendikiawan Buddhis yang mampu mengimplementasikan Buddha Dhamma di bidang ipoleksosbudhankam (ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan) serta merangkul para kaum muda untuk berkarya di bidang yang digelutinya,” ujar Hartati Murdaya dalam Keynote Speechnya sebagaimana rilis KCBI, Selasa (17/8).

Dalam kegiatan tersebut, hadir 100 cendikiawan Buddhis Indonesia dari berbagai provinsi bahkan terdapat peserta dari luar negeri.

Ketua KCBI, dra. S. Hartati Murdaya (Ist)

Ketua Pelaksana webinar KCBI, Eric Fernando mengaku senang 100 cendikiawan Buddhis dari seluruh Indonesia dapat bersatu. Ia berharap melalui kegiatan ini dapat terus bergulir karya-karya intelektual sehingga memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Buddha Dhamma di Indonesia.

"Serta menjalin sinergi dengan pemerintah, organisasi cendikiawan lintas agama maupun stakeholder lainnya,” tutur Eric Fernardo yang saat ini menempuh pendidikan Pasca-Sarjana di Universitas Indonesia.

Baca Juga

Profil Kolonel Putu Sucahyadi, Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan

Webinar KCBI ini menghadirkan para narasumber antara lain drs. Supriyadi, M.Pd. selaku Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha, Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI; Y.M. Bhikkhu Dhammavuddho/Victor Jaya Kusuma S.Kom, M.M, BKP; Budiharto Hasbun, S.E., M.M. dipandu oleh moderator Billy Setiadi, S.I.Kom. (*)

#Aplikasi Zoom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Zoom Docs Resmi Meluncur, Fitur Pengolah Teks yang Mirip Google Docs
Zoom Docs resmi meluncur sebagai pesaing Google Docs. Pengguna bisa membuat ringkasan rapat dari panggilan video hingga percakapa tim.
Soffi Amira - Jumat, 09 Agustus 2024
Zoom Docs Resmi Meluncur, Fitur Pengolah Teks yang Mirip Google Docs
Bagikan