1.749 Jiwa Terdampak Banjir di Bolaang Mongondow

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 04 Februari 2023
1.749 Jiwa Terdampak Banjir di Bolaang Mongondow

Hujan deras di Kabupaten Bolaang Mongondow menyebabkan setengah ruas jalan di Desa Sauk amblas. (1)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, mencatat sebanyak 1.749 warga empat kecamatan di wilayah tersebut terdampak banjir pada Rabu (1/2).

"Jadi ada sebanyak 514 kepala keluarga yang terdampak, sementara jumlah rumah warga yang terendam banjir genangan sebanyak 499 unit," ujar Kepala Pelaksana BPBD Bolaang Mongondow, Syahril Mokoagow di Manado, Jumat (3/2).

Baca Juga

Banjir dan Longsor Landa Kota Parepare, 1.345 Keluarga Terdampak

Terjadinya banjir dan longsor di beberapa kecamatan tersebut akibat cuaca ekstrem sejak pagi jam 10.00 wita hingga sore hari jam 17.30 Wita, longsor memutus akses transportasi penghubung Bolaang Mongondow-Kota Kotamobagu, Bolaang Mongondow-Bolaang Mongondow Utara ataupun sebaliknya.

Dari data hasil kaji cepat BPBD Bolaang Mongondow, genangan banjir di Kecamatan Lolak mencakup Desa Mongkoinit (175 rumah/175 KK/603 jiwa), Desa Baturapa I (25 unit rumah, 25 KK/108 jiwa), Desa Baturapa II (34 unit rumah/42 KK/134 jiwa), dan Desa Dulangon (35 unit rumah/38 KK/138 jiwa).

Di Kecamatan Bolaang menggenangi Kelurahan Inobonto I (12 unit rumah/12 KK/48 jiwa), Desa Inobonto (13 unit rumah, 13 KK/48 jiwa), Desa Inobonto II (59 unit rumah/59 KK/189 jiwa).

Baca Juga

5 Orang Meninggal akibat Banjir dan Tanah Longsor di Manado

Kecamatan Bolaang Timur mencakup Desa Ambang II (102 rumah/102KK/325 jiwa), Kecamatan Sangtombolang banjir menggenangi Desa Lolanan (5 unit rumah/5 KK/18 jiwa), Desa Bolangat (34 unit rumah/38 KK/120 jiwa), Desa Pangi (5 Rumah/5 KK/18 jiwa) dan Desa Cempaka (hanya genangan).

Sementara tanah longsor terjadi di jalan AKD (ruas Kaiya-Kotamobagu), tiga titik di Desa Sauk, Kecamatan Lolak serta satu titik longsor di Desa Diat berada di kawasan SMK Cokroaminoto Lolak.

"Informasi peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG Sulut untuk wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow sudah disebarluaskan kepada masyarakat agar selalu waspada potensi bencana hidrometeorologi khususnya bagi masyarakat yang bermukim di wilayah sempadan sungai, perbukitan dan pesisir pantai," katanya.

Dia menyebutkan, saat ini titik longsor yang terjadi di Kelurahan Inobonto I yang menutupi ruas badan jalan dengan material longsor sudah dibersihkan oleh BPJN Sulut.

Begitupun dengan longsoran di Desa Sauk, juga juga sudah selesai dibersihkan oleh BPJN Sulut namun ada sebagian badan jalan yang amblas sehingga pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas, sementara kondisi cuaca saat ini masih berpotensi terjadi hujan. (*)

Baca Juga

Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob hingga 6 Februari

#Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Bagikan