MerahPutih.com - Perjalanan panjang Black Horses dalam merawat musik rock akhirnya membuahkan penghargaan. Band tersebut berhasil membawa pulang piala Album Rock Terbaik dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-29 yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (4/11).
Penghargaan ini menjadi pencapaian pertama Black Horses di ajang AMI Awards. Album Jahanam menjadi karya yang mengantarkan mereka meraih pengakuan di tengah persaingan sejumlah musisi dan band lainnya.
Dalam kategori Album Rock Terbaik, Black Horses berhasil mengungguli ABG (Akbar Bagus Giox), Sukses Lancar Rejeki, Pee Wee Gaskins, dan 510.
Baca juga:
AMI Awards 2026 Hadirkan 4 Kategori Baru, Cerminkan Perkembangan Musik Indonesia
Oscar Sampaikan Terima Kasih kepada Pendukung Black Horses
Kemenangan tersebut disambut dengan rasa syukur oleh para personel Black Horses. Saat naik ke panggung untuk menerima penghargaan, sang vokalis, Oscar, menyampaikan apresiasi kepada AMI Awards dan berbagai pihak yang telah mendukung perjalanan musik mereka.
Ia secara khusus menyebut Musica Studio's, Firefly Records, Bu Acin, Pak Gumilang, dan Mas Romano. Oscar juga menyampaikan terima kasih kepada manajer mereka, Naufal, serta tim Tenaga Kuda.
"Selamat sore AMI Awards. Terima kasih Musica Studio, Firefly Records, Bu Acin, Pak Gumilang, Mas Romano. Manajer kita Naufal, ada tim Tenaga Kuda," ungkap Oscar.
Tak hanya kepada pihak yang terlibat dalam perjalanan profesional mereka, Oscar juga memberikan apresiasi kepada para pendengar setia Black Horses.
Ia menyebut Kusir, sebutan bagi para penggemar Black Horses, serta keluarga dan teman-teman dekat yang selama ini memberikan dukungan.
Kusir-Kusir terima kasih banyak atas support-nya, dan orang-orang di belakang kita yang sudah men-support, keluarga dan teman dekat,
Vokalis Black Horses, Oscar.
Jahanam, Album Ketiga Black Horses yang Raih Pengakuan
Penghargaan Album Rock Terbaik AMI Awards 2026 menjadi pencapaian penting bagi Jahanam, album studio ketiga Black Horses yang sekaligus membuka babak baru perjalanan band tersebut.
Album ini merupakan rilisan perdana Black Horses bersama Firefly Records, label yang berada di bawah naungan Musica Studio's. Kehadirannya menandai langkah baru setelah band tersebut sebelumnya menjalani perjalanan musik secara independen.
Dalam proses penggarapannya, Black Horses menggandeng John Paul Patton alias Coki sebagai produser musik. Coki dikenal melalui keterlibatannya dalam sejumlah proyek musik, di antaranya Kelompok Penerbang Roket, Ali, dan Portura.
Baca juga:
Idgitaf Raih 6 Nominasi AMI Awards 2026, Berkat Album 'Berusaha di Bawah Hujan'
Berisi sembilan lagu, Jahanam memperlihatkan karakter musik Black Horses yang berakar pada classic rock. Album tersebut menghadirkan pendekatan musik yang lebih mentah, bertenaga, dan eksplosif, sekaligus menyelipkan eksplorasi musikal untuk memberikan warna baru pada identitas mereka.
Melalui Jahanam, Black Horses tidak hanya mempertegas karakter rock yang selama ini mereka usung, tetapi juga memperlihatkan perkembangan musikal setelah melewati perjalanan panjang secara independen. Kemenangan di AMI Awards 2026 menjadi babak istimewa bagi band tersebut. (Far)