MerahPutih.com - Basarnas Bali memberangkatkan tujuh orang personel untuk mencari Warga Negara Asing (WNA) Rusia yang hilang di sekitar tebing Tanjung Mebulu, Desa Pecatu, Kabupaten Badung.
Personel Basarnas dikirim setelah mereka menerima berita dugaan hilangnya WNA Rusia laki-laki bernama G. Artem.
Diberangkatkan tujuh personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian, tim akan melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban, termasuk area tebing dan pesisir di sekitar Tanjung Mebulu dan Tebing Karang Boma.
kata Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya
Menurut informasi dari rekannya, korban sudah tidak mengirim kabar sejak Rabu (23/9). Lalu, Sidakarya baru menerima laporan pada Sabtu (26/9) pukul 05.40 WITA dari Basarnas Command Center (BCC), Basarnas Pusat.
Lalu, lokasi yang diduga menjadi tempat terakhir keberadaan korban adalah sekitar tebing Tanjung Mebulu, Desa Pecatu.
Baca juga:
Sepeda Motor Ditemukan Dekat Lokasi Hilangnya WNA Rusia
Dikarenakan kurangnya keterangan lanjutan serta saksi mata, petugas siaga mengkoordinasikan hal tersebut dengan Polsek Kuta Selatan dan Babinsa Pecatu.
Informasi turut masuk dari masyarakat, ketika ditemukan satu unit sepeda motor beserta helm yang ditemukan terparkir di sekitar kawasan Tebing Karang Boma, tak jauh dari lokasi dugaan.
“Sepeda motor tersebut kemudian diamankan oleh pihak kepolisian karena tidak diketahui pemiliknya, posisi sepeda motor dan helm yang ditemukan di kawasan tersebut menjadi salah satu petunjuk awal dalam pelaksanaan pencarian,” ujar Sidakarya.
Baca juga:
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Sampai Sabtu (26/9) siang, personel Kantor Basarnas Bali belum menemukan petunjuk lanjutan maupun keberadaan korban.
“Tim SAR terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk menentukan area pencarian dan mengoptimalkan upaya pencarian berdasarkan informasi serta petunjuk yang tersedia,” tuturnya. (*)