Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Update Kasus Corona DKI Jumat (23/10): 99.158 Positif, 84.430 Orang Sembuh

Zulfikar Sy - Jumat, 23 Oktober 2020

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona, Jumat (23/10). Dengan positivity rate 10,5 persen, penambahan kasus positif perhari sebanyak 852 jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 10.590 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.472 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 852 positif dan 7.620 negatif.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 952 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 100 kasus dari tanggal 21 Oktober yang baru dilaporkan," kata Dwi di Jakarta, Jumat (23/10).

Baca Juga:

Inggris Gunakan Vaksin Flu di Tengah Pandemi COVID-19

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 111.170. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 57.259.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 12.590 orang yang masih dirawat atau isolasi," paparnya.

Bus pembawa pasien COVID-19 dari Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, Senin (19/10/2020).(ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Bus pembawa pasien COVID-19 dari Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, Senin (19/10/2020).(ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 99.158 kasus. Dari 99.158, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 84.430 dengan tingkat kesembuhan 85,1 persen dan total 2.138 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.

Baca Juga:

305 Ribu Pasien COVID-19 Berhasil Sembuh

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,5 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,4 persen.

Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya sebesar 5 persen.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.

Pemprov DKI terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)

Baca Juga:

RSKI Pulau Galang Rawat 325 Pasien COVID-19

Baca Artikel Asli