Tren Smartphone 2026: Hilangnya Logo Hasselblad Hingga Zeiss, Sinyal Kematian Branding Mewah di Ponsel Pintar?

Rabu, 14 Januari 2026 - Angga Yudha Pratama

Merahputih.com - Tren penggunaan logo merek kamera legendaris dan otomotif mewah pada smartphone mulai memasuki babak baru di tahun 2026.

Setelah bertahun-tahun mengandalkan prestise nama besar seperti Hasselblad, Leica, Zeiss, hingga Porsche Design sebagai simbol status, industri kini melihat pergeseran prioritas konsumen yang lebih mengutamakan kemampuan teknis asli dibandingkan label merek.

Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada langkah OnePlus yang resmi mengakhiri kolaborasi lima tahunnya dengan Hasselblad.

Pada peluncuran OnePlus 15, logo produsen kamera asal Swedia tersebut menghilang dan digantikan oleh teknologi internal bernama 'DetailMax Engine'.

Baca juga:

Samsung Perkenalkan Galaxy A07 5G di Laman Resmi, Simak Spesifikasi Lengkap dan Fitur Unggulannya

Menariknya, pasar merespons perubahan ini dengan tenang, menandakan bahwa konsumen kini lebih percaya pada kemandirian inovasi vendor ponsel.

Namun, kolaborasi tidak sepenuhnya mati. Strategi ini masih terbukti efektif pada segmen ultra-flagship yang menyasar para antusias fotografi.

Xiaomi tetap mempererat hubungannya dengan Leica lewat seri Xiaomi 17 Ultra yang mengintegrasikan "Red Dot" ikonik dan rekayasa lensa bersama.

Begitu pula dengan Vivo yang tetap setia menggunakan teknologi Zeiss T* pada seri X300 Pro guna menjamin kualitas optik bagi para profesional.

Di sisi lain, kolaborasi dengan merek mobil super seperti Lamborghini atau Porsche Design hampir sepenuhnya punah.

Baca juga:

Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!

Konsumen saat ini lebih kritis dalam membelanjakan uang dan lebih memilih dukungan perangkat lunak yang panjang, kecerdasan buatan (AI), dan kualitas layar daripada sekadar emblem mewah yang tidak meningkatkan fungsi perangkat secara signifikan.

"Untuk segmen pengguna umum di kisaran harga menengah ke atas, logo-logo tersebut tidak lagi memiliki bobot yang sama. Konsumen hanya menginginkan kamera yang bagus dan performa andal, terlepas dari nama apa yang tercetak di sebelah lensanya," tulis laporan analisis pasar mengenai tren teknologi 2026 dikutip Gizmochina.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan