MerahPutih.com - PAM Jaya mengambil langkah tegas terhadap PT Moya Indonesia setelah tiga pekerja subkontraktor tewas saat melakukan pekerjaan di saluran gorong-gorong depan Pintu III TMII, Jalan Pintu 3 Keong Mas, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (9/7).
Insiden tragis itu diduga terjadi akibat kekurangan oksigen atau paparan gas berbahaya di dalam saluran. Komisaris Utama PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi, menegaskan akan memberikan surat peringatan (SP) kepada PT Moya Indonesia.
Baca juga:
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Meninggal Dunia Keracunan Gas, Damkar Jaktim Jelaskan Penyebabnya
“PAM Jaya akan memberikan surat peringatan kepada PT Moya Indonesia, dengan harapan kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata Prasetyo, dalam keterangan kepada media, dikutip Sabtu (11/7)
PAM Jaya Tuntut Tanggung Jawab PT Moya
Prasetyo menyebut PAM Jaya telah meminta PT Moya Indonesia melakukan investigasi bersama pihak terkait. Dia menekankan perusahaan subkontraktor tersebut harus bertanggung jawab penuh atas insiden yang menewaskan tiga pekerja.
Baca juga:
3 Pekerja Proyek BUMD Tewas di Gorong-Gorong Cipayung, Diduga Keracunan Gas
BUMD penyedia air bersih Jakarta itu juga memastikan tidak akan tinggal diam dan akan mengawasi hasil investigasi yang dilakukan PT Moya bersama pihak berwenang.
Kami telah meminta PT Moya bertanggung jawab penuh menyelesaikannya dengan baik sesuai kemanusiaan dan hukum,
Komisaris Utama PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi
Sikap Resmi PT Moya Indonesia
Dalam keterangan resminya, PT Moya Indonesia menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terkait insiden tewasnya tiga pekerja proyek.
Baca juga:
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas di Gorong-Gorong TMII, PAM Jaya Minta Moya Bertanggung Jawab
PT Moya Indonesia menjelaskan proyek yang sedang dikerjakan itu merupakan pembangunan jaringan distribusi air bersih PAM Jaya untuk mendukung peningkatan layanan air minum bagi masyarakat Jakarta.
“Keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek. Moya akan terus memperkuat penerapan standar keselamatan kerja serta memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku,” tulis PT Moya Indonesia. (Asp)