MerahPutih.com - Madura United tidak ingin bergantung hasil laga lain. Skuad Sapeh Kerrab ingin menentukan nasibnya sendiri bertahan di kompetisi kasta tertinggi Super League.
Madura United masih berada dalam ancaman degradasi. Mereka harus memenangkan laga pekan 34 atau pertandingan pamungkas musim ini melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Sabtu (23/5) sore WIB.
Madura United masih bisa selamat dari degradasi jika di laga lain Persis Solo kalah dari Persita Tangerang di laga tandang.
Tidak pas kalau kita selalu bergantung kepada klub-klub lain untuk selamat. Kita harus menentukan nasib kita di tangan kita sendiri. Saat ini Madura dalam posisi seperti itu. Nasib Madura ada di tangan pemain-pemain Madura.
kata Presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi.
Madura United saat bertengger di posisi 15 atau satu tingkat di atas zona degradasi. Mereka berselisih satu poin dari Persis Solo, yang mencoba keluar dari posisi 16.
Sapeh Kerrab terus mempersiapkan diri untuk laga penentuan.
Achsanul meminta Rakhmad Basuki memperbaiki beberapa hal sebelum pertandingan nanti.
Baca juga:
Marc Klok Dilanda Kesedihan Jelang Laga Pamungkas Super League Persib Vs Persijap
Kesalahan elementer yang kerap terjadi di laga-laga sebelumnya harus diminimalisir. Di sisi lain, ketajaman lini depan harus terus diasah agar mampu memanfaatkan peluang sekecil apa pun.
"Klub ini milik orang Madura, kebanggaan orang Madura, dan ini akan terus ada. Pemain-pemain bisa pindah ke mana pun, tapi klub ini harus tetap ada di Madura. Saatnyalah mereka membalas (kepercayaan) dalam pertandingan ini setelah beberapa laga terakhir kita selalu tidak beruntung," tambahnya.
Achsanul juga meminta fans untuk memadati Stadion Gelora Bangkalan. Riuh pemain ke-12 dari tribun akan jadi motivasi tambahan.
Saya meminta kepada seluruh suporter, inilah saatnya nasib kita ditentukan. Suporter harus datang ke stadion untuk membesarkan hati pemain. Saatnyalah bagi mereka mendukung Madura di tanah Madura.
pungkas Achsanul Qosasi.