Merahputih.com - Hegemoi Piala Dunia 2026 nampaknya tidak meredam panas tensi bursa transfer kompetisi domestik Negeri Matador. Di balik ketatnya persaingan antarnegara, ada sebuah drama internal melibatkan penyerang tim nasional Argentina, Julian Alvarez dan meledak ke permukaan.
Riuh spekulasi kepindahan sang striker menuju raksasa Catalunya, Barcelona, kini memasuki babak baru dengan penuh intrik dan syarat finansial luar biasa tinggi.
Baca juga:
Barcelona Tetap Prioritaskan Julian Alvarez, Dusan Vlahovic Masuk Opsi Cadangan
Laporan berkala Diario Sport mengungkapkan bahwa manajemen Los Rojiblancos memasang barikade kokoh guna mempersulit langkah sang rival abadi mendapatkan jasa penyerang andalan Argentina. Atletico Madrid menetapkan satu syarat mutlak bernilai fantastis sebagai mahar pelepasan sang pemain musim panas ini.
“Los Rojiblancos hanya akan menjual sang striker ke Barca seharga 150 Juta Euro (setara Rp2,62 triliun) secara tunai,”
Tulis bunyi laporan utama media Spanyol tersebut mengenai sikap tegas manajemen Atletico Madrid.
Harga Mati Tanpa Opsi
Diego Simeone tampaknya enggan memberi kemudahan sedikit pun bagi rencana belanja Blaugrana.
Atletico Madrid menutup rapat pintu negosiasi terkait pembayaran tertunda, skema cicilan, maupun penurunan harga lewat penyertaan pemain dalam operasi transfer.
Sikap kaku ini otomatis mementahkan rumor ketertarikan Madrid terhadap sejumlah pilar muda Barcelona.

Data lengkap seputar saga transfer Julian Alvarez:
-
Harga Jual Mutlak: 150 Juta Euro atau setara dengan Rp2,62 triliun.
-
Metode Pembayaran: Wajib tunai (cash keras), tanpa termin pembayaran tertunda.
-
Pemain Barcelona Ditolak: Marc Casado dan Ferran Torres (tidak masuk dalam minat transfer Atletico).
-
Target Pengganti Atletico: Viktor Gyokeres (bomber incaran utama guna mengisi pos yang ditinggal Alvarez juka hengkang).
-
Klub Pesaing: Arsenal (berpeluang menjadi pelabuhan baru lewat skema uang tunai plus pemain).
Sikap Terbuka Sang Striker
Kondisi internal Atletico Madrid sebenarnya berada dalam posisi dilematis menyusul pernyataan terbuka sang pemain.
Penggawa lini depan Argentina tersebut secara terang-terangan menyatakan keinginan angkat kaki dari Riyadh Air Metropolitano di sela-sela fokus kompetisi dunia.
Hal ini memaksa manajemen memutar otak guna mencari keuntungan maksimal dari penjualan aset berharga tersebut.
Baca juga:
Hasutan Maut Lionel Messi Bikin Julian Alvarez Nekat Mogok di Atletico Madrid Demi Gabung Barcelona
Opsi melepas Alvarez ke kompetisi Liga Inggris bersama Arsenal dinilai lebih masuk akal bagi kubu Madrid demi memuluskan kedatangan Viktor Gyokeres.
Di sisi lain, kubu Barcelona diprediksi kesulitan menyediakan dana segar sebesar Rp2,6 triliun dalam satu waktu akibat kendala pembatasan finansial.
Kepastian masa depan sang bomber tampaknya baru akan menemui titik terang setelah gelaran pesta sepak bola sejagat berakhir.