Merahputih.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti meminta Pemprov DKI Jakarta untuk benar-benar menjaga tempat wisata danau dan pantai di Jakarta. Permintaan ini dilakukan agar tidak boleh ada warga dikenakan biaya untuk menikmati Pantai dan Danau.
"Enggak boleh dipungut bayaran kalau dipungut bayaran kita tenggelamkan. Pokoknya satu aturan kalau enggak bener tenggelamkan," tegas Susi, di Danau Sunter, Jakarta Utara, Minggu (25/2).
Susi menuturkan, inisiatif baik warga Jakarta dan Pemprov DKI untuk membersihkan danau sangat tinggi. Hal itu terlihat dari kondisi Danau Sunter yang dijadikan festival saat ini kondisinya sudah bersih dan rapih dari keadaan sebelumnya.
"Luar biasa apa yang terjadi karena sebetulnya inisiatif bersih Jakarta ternyata bisa," tutur dia.
Untuk itu, Wanita kelahiran Pangandaran, Jawa Barat ini meminta warga untuk menjaga kebersihan danau untuk tidak membuang sampah sembarangan lagi.
"Danau sudah bersih, warga jadi harus menjaga nya bersama sama," pungkasnya.
Seperti diketahui, permintaan ini dilontarkan Susi usai menang dari Wakil Gubernur Sandiaga Uno dalam acara lomba renang di Festival Danau Sunter. Sebagai pihak yang kalah, Sandiaga diminta menjaga danau-danau di Jakarta harus dalam keadaan bersih dan bebas pungutan.
Dalam perlombaan tersebut, Susi berdayung menggunakan paddle board, sedangkan Sandi benar-benar berenang. Banyak pemandangan menarik dalam perlombaan yang berlangsung seru tersebut.
Misalnya, Susi sempat keluar lintasan dan mendayung ke pinggir danau untuk menyapa warga. Ya, saat itu posisi Susi memang meninggalkan Sandi yang terus berenang. Bahkan, sandi yang sudah menyelesaikan 500 meter pertama sempat beristirahat sejenak.
Sejurus kemudian, Susi menghampiri Sandi dan kembali bertarung di 500 meter kedua. Sangat seru dan menghibur.
Di 500 meter kedua, Susi kembali unggul. Entah mungkin karena tak tega, Susi pun berhenti untuk menunggu sang lawan. Ketika Sandi mulai mendekat, Susi kembali mendayung hingga mendekati garis finis.
Begitu sampai di garis Finis, Susi duduk dan memegang bendera itu. Alih-alih mengangkat bendera, dia nyemplung ke danau Sunter menghampiri Sandi. (ASP)