Merahputih.com - Rumput Stamford Bridge masih menyisakan aroma persaingan sengit kala dua tim terluka akibat kompetisi Eropa harus saling baku hantam. Di sela jadwal padat babak 16 besar Liga Champions, Chelsea menjamu Newcastle United dalam titik krusial perebutan posisi klasemen Premier League.
Tuan rumah membawa beban kekalahan 2-5 dari PSG, sementara tim tamu datang membawa sisa kekecewaan usai kemenangan depan mata buyar oleh penalti Lamine Yamal.
Ledakan Performa João Pedro dan Cole Palmer
Grafik permainan The Blues melesat tajam sejak Liam Rosenior mengambil alih kemudi pada Januari silam. Kemenangan telak 4-1 atas Aston Villa menjadi bukti sahih kekuatan lini serang klub asal London ini.
Baca juga:
Bikin Blunder, Liam Rosenior Tetap Bela Filip Jorgensen usai Chelsea Dibantai PSG 5-2
João Pedro mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama musim ini terlibat langsung dalam empat gol satu pertandingan. Ketajaman penyerang Brasil tersebut melengkapi torehan lima gol milik Cole Palmer sejak awal Februari.
“Kemenangan atas Villa membawa tim terpaut tiga poin saja dari posisi keempat,” tutur Rosenior dalam sesi konferensi pers usai sesi latihan tim.
Kehadiran Jamie Gittens diprediksi menambah daya dobrak tuan rumah guna menghapus memori pahit di Paris. Chelsea saat ini menempati peringkat kelima klasemen sementara dan mengincar zona Liga Champions secara konsisten.
Ambisi Newcastle Hentikan Tren Buruk di London
Berbanding terbalik dengan tuan rumah, Newcastle United terjerembab pada posisi ke-12 klasemen. Skuad asuhan Eddie Howe terancam keluar dari persaingan zona Eropa musim depan.
Harapan tim tamu bertumpu pada ketajaman Harvey Barnes serta Anthony Gordon. Barnes sejauh ini mengoleksi 14 gol di seluruh kompetisi, hanya kalah satu angka dari Gordon.
Dominasi Mutlak dalam Simulasi Digital
Superkomputer Opta menempatkan klub berjuluk The Blues tersebut sebagai unggulan utama laga Sabtu mendatang.
Data hasil 10.000 simulasi pra-pertandingan menunjukkan dominasi nyata tuan rumah. Chelsea mengunci kemenangan dalam 54,6% hasil simulasi, sebuah angka cukup kontras bagi sang penantang.
“Chelsea menang dalam 54,6% hasil, dengan hasil imbang bahkan dianggap lebih mungkin daripada kemenangan bagi tim tamu,” tulis laporan analisis data Opta menjelang laga krusial tersebut.

Peluang Tipis Newcastle di London
Newcastle United membawa beban berat menuju markas Chelsea. Analisis statistik hanya memberi peluang kemenangan sebesar 22,1% bagi tim tamu.
Angka ini bahkan kalah tinggi dibanding potensi skor imbang sebesar 23,4% di Stamford Bridge. Rekor kandang kokoh era Rosenior menjadi tembok besar sulit ditembus lawan mana pun musim ini.
Kekalahan satu-satunya kontra Arsenal menjadi motivasi tambahan skuad Chelsea guna segera bangkit. Publik menanti pembuktian di lapangan hijau apakah ramalan digital benar-benar menjelma menjadi poin penuh bagi kubu London.
Baca juga:
Hansi Flick Bicara Kekurangan Barcelona Setelah Selamat dari Kekalahan Vs Newcastle United
Prakiraan Lineup
Chelsea: Robert Sánchez, Reece James, Wesley Fofana, Trevoh Chalobah, Marc Cucurella, Andrey Santos, Moisés Caicedo, Enzo Fernández, Cole Palmer, Pedro Neto, João Pedro.
Pelatih: Liam Rosenior
Newcastle United: Nick Pope, Kieran Trippier, Malick Thiaw, Dan Burn, Lewis Hall, Joe Willock, Sandro Tonali, Joelinton, Anthony Elanga, Harvey Barnes, Anthony Gordon.
Pelatih: Eddie Howe