MerahPutih.com - Penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta harus jadi perhatian masyarakat. Meski dalam 24 jam terakhir kasus positif COVID-19 turun, tapi masih di angka 100. Di sisi lain, kesembuhan warga yang terpapar corona di atas 90 persen.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 19.035 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.131 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 100 positif dan 17.031 negatif.
Pada Rabu (17/11), positif COVID-19 di DKI Jakarta sebanyak 130 kasus. Angka itu dari total jumlah orang yang dites untuk mendiagnosis kasus positif baru sebanyak 15.629 sampel. Sementara Selasa (16/11), kasus positif di DKI sebanyak 79.
Baca Juga:
Jokowi Puji Gerak Cepat Muhammadiyah Tangani Pandemi COVID-19
Selain itu, dilakukan pula tes antigen hari ini. Sebanyak 41.394 orang dites, dengan hasil 7 positif dan 41.387 negatif. Hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir, ada 102.181 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 676.961 per sejuta penduduk," terangnya.
Baca Juga:
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 37 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 556 (orang yang masih dirawat/isolasi).
Sedangkan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 863.134 kasus.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 849.007 dengan tingkat kesembuhan 98,4 persen.
Total 13.571 orang meninggal dunia akibat COVID-19 dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.
Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,6 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 12 persen.
WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. (Asp)
Baca Juga:
RK Perintahkan Urusan Vaksinasi COVID-19 Segera Diselesaikan