Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Southgate Sebut Anak Asuhnya Lebih Cair Jelang Lawan Swiss

Angga Yudha Pratama - Sabtu, 06 Juli 2024

Merahputih.com - Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate menyebut mental anak-anak asuhnya sudah semakin membaik setelah mengalahkan Slowakia dengan skor 2-1 pada babak 16 besar Euro atau Piala Eropa 2024 Jerman, Minggu (30/6) lalu.

Inggris bermain jauh dari kata memuaskan selama empat laga di Euro 2024 dan Southgate sebagai pelatih mengatakan Harry Kane dan kawan-kawan tampil kurang lepas karena "banyak ekspektasi" besar kepada timnya.

"Terdapat banyak ekspektasi terhadap tim khususnya di awal turnamen, jadi saya rasa tim, bahkan saat latihan, sekarang terlihat berada di posisi yang berbeda secara mental. Mereka terlihat lebih cair dan saya memperkirakan kami akan bermain baik besok,” kata Southgate, dikutip Antara, Sabtu (6/7).

Baca juga:

Gareth Southgate Sebut Mental Tim Inggris Berangsur Membaik Jelang Kontra Swiss

Namun, menjelang laga perempat final melawan Swiss di Esprit Arena, Dusseldorf, pada Sabtu pukul 23.00 WIB nanti, pelatih 53 tahun itu mengatakakan mental anak-anak asuhnya sudah "berbeda" sehingga ia yakin timnya akan tampil lebih baik melawan Granit Xhaka dan kawan-kawan.

“Semakin lama para pemain berada di sini, semakin besar keyakinan mereka, semakin sedikit pengaruh dari luar dan mereka bisa melihat peluang," tambahnya.

Pelatih 53 tahun itu dikabarkan akan mengubah formasi dengan peralihan ke tiga bek dalam upaya untuk memulai penampilan lesu Inggris yang kurang kurang meyakinkan dari empat laga.

Dia akan dipaksa melakukan setidaknya satu perubahan karena Marc Guehi diskors dan Luke Shaw yang bisa membuat penampilan pertamanya untuk klub atau negara sejak Februari setelah dinyatakan fit.

Baca juga:

Simak Deretan Fakta Jelang Pertemuan Inggris Vs Swiss di Perempat Final Euro 2024

Sementara itu, Pelatih Swiss Murat Yakin "hanya berharap keberuntungan ada di pihak kami lagi" setelah pada babak 16 besar timnya menyingkirkan juara bertahan Italia dengan skor 2-0.

"Inggris mencapai final tiga tahun lalu dan semua orang tahu betapa bagusnya mereka, dan betapa hebatnya para pemain mereka punya," kata Murat.

"Terserah pada kami untuk menggagalkan tim besar lainnya dan memainkan permainan yang kami tahu cara bermainnya. Saya hanya berharap keberuntungan ada di pihak kami lagi," tambahnya.

Baca Artikel Asli