Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Sopir Gagal Jaga Jarak, Peti Kemas Halangi Jalur Tol Wiyoto Wiyono Arah Ancol

Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026

MerahPutih.com - Dua truk kontainer terlibat kecelakaan trabrakan di Tol Wiyoto Wiyono KM 21.200 B arah Ancol, Jakarta Utara, Kamis (3/9). Sopir gagal menjaga jarak aman ketika truk di depannya mengerem, hingga memicu trabrakan.

Baca juga:

Kecelakaan Tol Ciawi, DPR Ingatkan Kemenhub Wujudkan Zero ODOL

Akibatnya muatan peti kemas terpental dari dudukan melintang menghalangi lanjur kendaraan. Insiden ini sempat memblokir lajur utama dan menimbulkan kepadatan panjang di ruas tol.

Berdasarkan analisis sementara, dugaan pemicu kecelakaan adalah pengemudi yang kurang berhati-hati dan tidak menjaga jarak aman,

Kasat PJR Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala, kepada media, Kamis (3/9).

Sopir Truk Mengalami Luka Ringan

Peristiwa bermula ketika kendaraan melaju dari arah Pluit menuju Tanjung Priok melalui lajur satu. Saat truk trailer di depan mengurangi kecepatan, kendaraan di belakang gagal mengantisipasi jarak sehingga menabrak bagian belakang.

Baca juga:

46 Jasad Ditemukan Dalam Truk Peti Kemas

Benturan keras membuat kontainer bergeser dari dudukan dan akhirnya melintang, menutup jalur tol. Sopir truk berinisial M mengalami luka ringan di tangan kanan.

Akibat kurangnya jarak antisipasi, benturan tidak terhindarkan hingga menyebabkan muatan melintang,

Kasat PJR Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala

Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Selama Evakuasi Peti Kemas

Petugas PJR bersama pengelola tol segera melakukan rekayasa lalu lintas. Dilansir dari Antara, evakuasi peti kemas dilakukan agar jalur kembali normal.

Baca juga:

Bus Pariwisata Pembawa Anak TK Terbakar di Tol Wiyoto Wiyono

Kasus ini kemudian diserahkan ke Unit Laka Satlantas Jakarta Utara untuk penyelidikan lebih lanjut. “Penanganan pemicu kecelakaan sudah kami serahkan ke Unit Laka untuk pendalaman,” tandas Rieki.

Baca Artikel Asli