Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Soal Pidato Prabowo, PPP: Sebut Saja Oknumnya, Kita Hajar Rame-Rame

Zaimul Haq Elfan Habib - Senin, 02 April 2018

MerahPutih.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi meminta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut oknum elite yang bodoh, bermental maling dan mengesampingkan kesejahteraan rakyat.

Menurut dia, jika mantan Danjen Kopassus itu tidak menyebutkan oknum elite yang dimaksud dalam pidatonya, maka hanya akan menimbulkan kegaduhan di publik.

"Sebut saja oknumnya baru clear ketika disebut oknumnya ayo kita hajar rame-rame atau kita awasi bareng-bareng," kata Baidowi kepada wartawan, Senin (2/4).

Tudingan Prabowo, kata Baidowi, akan membuat sejunlah pihak baik di koalisi partai pendukung pemerintahan maupun kubu oposisi di parlemen menjadi saling curiga.

"Karena dengan begitu bisa jadi di pemerintahan atau di luar koalisi pemerintahan karena enggak disebutkan misalkan teman-teman yang mengatasnamakan dirinya oposisi kan bagian dari elit ngeri ini di DPR," jelasnya.

"Bagaimana penentu kebijakan bagian penentu politik. Apa itu yang disebut bodoh dan maling," kata Baidowi menambahkan.

Menurutnya, sah-sah saja jika ucapan Prabowo adalah bagian dari kritik kepada pemerintah. Namun dia mengingatkan Prabowo agar tetap memakai data dan bukti, bukan bahasa serampangan.

"Jadi jangan seperti skema ini hanya melontarkan pernyataan yang membuat publik bertanya-tanya. Publik ini sudah jenuh lah dengan situasi kondisi dan politik seperti ini jangan kita menambahi dengan hak-hak yang sifatnya membuat isu-isu liar," tambahnya.

Sebelumnya, Prabowo menyebutkan bahwa 80 persen kekayaan negara dikuasai hanya satu persen golongan. Dia juga mengatakan setelah sekian lama merdeka ternyata kekayaan negara tidak tinggal di bangsa Indonesia.

Prabowo Subianto. (Facebook/Prabowo Subianto)
Prabowo Subianto. (Facebook/Prabowo Subianto)

"Kita termasuk bangsa yang lengah dan tidak waspada terutama elite kita. Terus terang saja minta ampun. Saya kapok dengan elite Indonesia," tukasnya.

Dirinya mengaku dahulu adalah elite juga. Tetapi saat ini dia mengaku sudah tobat. "Saya elite tetapi sudah tobat," tegasnya. (Pon)

Baca juga berita terkait di: Penjelasan Fadli Zon Soal Pidato Prabowo "Segelintir Elit Maling"

Baca Artikel Asli