Sejarah FC St. Pauli: Klub Sepak Bola dengan Penggemar Pandangan Politik Kiri dan Musik Punk
Sabtu, 30 November 2024 - ImanK
MerahPutih.com - FC St. Pauli, sebuah klub sepak bola yang berakar kuat di budaya Hamburg, telah menciptakan identitas yang unik di dunia sepak bola Jerman.
Dikenal tidak hanya karena penampilannya di lapangan, tetapi juga karena nilai-nilai sosial yang mereka junjung tinggi, FC St. Pauli telah menjadi simbol budaya sepak bola alternatif yang menarik penggemar dari berbagai penjuru dunia.
Kini, dengan kembalinya mereka ke Bundesliga pada musim 2024–2025, mari kita telusuri sejarah menarik dari klub ikonik ini.
Baca juga:
Hari Ini HUT ke-53 Kopri, Sejarah Panjang Menjaga Netralitas PNS dari Tangan Parpol
Sejarah FC St. Pauli

Awal Mula FC St. Pauli
FC St. Pauli bermula pada tahun 1899, saat sekelompok penggemar sepak bola berkumpul dalam Hamburg-St.Pauli Turn-Verein 1862.
Klub sepak bola ini resmi didirikan pada 15 Mei 1910, dan pertandingan pertama mereka dilaksanakan pada tahun 1907. Namun, baru pada tahun 1924 klub ini memisahkan tim sepak bolanya dari turnverein yang lebih besar, yang akhirnya menjadi dasar bagi FC St. Pauli seperti yang kita kenal sekarang.
Meskipun awalnya berjuang di divisi-divisi bawah sepak bola Jerman, FC St. Pauli mulai merangkak naik. Pada tahun 1934, mereka pertama kali tampil di Gauliga Nordmark, salah satu liga teratas saat era Nazi, tetapi langsung terdegradasi.
Mereka kemudian kembali ke papan atas pada tahun 1936, namun terdegradasi lagi pada tahun 1940 dan baru kembali lagi pada Gauliga Hamburg hingga akhir Perang Dunia II.
Setelah Perang Dunia II, FC St. Pauli kembali bermain di Oberliga Nord pada tahun 1947. Puncak kejayaan pertama mereka datang pada musim 1947–48, ketika mereka finish di posisi kedua liga dan melaju ke babak kejuaraan nasional. Meskipun kalah dari 1.
Baca juga:
FC Nürnberg di semifinal, pencapaian ini menjadi titik tertinggi dalam sejarah pasca-perang klub ini. Namun, meskipun terus tampil baik, mereka gagal menyaingi dominasi rival seperti Hamburger SV.
Perjalanan Panjang Menuju Bundesliga
Perjalanan menuju Bundesliga, liga sepak bola profesional Jerman tertinggi, bukanlah hal yang mudah bagi FC St. Pauli.
Setelah pembentukan Bundesliga pada tahun 1963, St. Pauli harus bermain di Regionalliga Nord, divisi kedua. Meskipun mereka memenangkan beberapa gelar Regionalliga Nord pada tahun 1960-an dan 1970-an, mereka selalu gagal melangkah ke Bundesliga melalui pertandingan promosi.
Pada 1977, FC St. Pauli akhirnya mendapatkan tempat di 2. Bundesliga Nord, dan meskipun mengalami kesulitan di sana, mereka mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pada awal 1980-an.
Dengan performa yang kuat di Oberliga Nord, mereka berhasil promosi kembali ke 2. Bundesliga pada tahun 1984, yang menandai dimulainya kebangkitan mereka ke pentas sepak bola profesional Jerman.
Baca juga:
25 November Hari Guru Nasional: Ini Tema hingga Sejarah Peringatannya
Penggemar dengan Pandangan Politik Kiri
Momen penting dalam sejarah FC St. Pauli terjadi pada pertengahan 1980-an, ketika klub ini mulai mengadopsi identitas yang unik dan berbeda dari klub-klub lain.
Terletak di dekat Reeperbahn, sebuah distrik terkenal dengan kehidupan malamnya, klub ini menjadi tempat berkumpulnya penggemar dengan pandangan politik kiri, aktivisme sosial, dan kecintaan pada musik punk. Budaya penggemar ini mengubah St. Pauli menjadi "klub Kult" yang ikonik di Jerman.
FC St. Pauli menjadi klub pertama di Jerman yang secara resmi melarang aktivitas ekstremis kanan di stadion mereka, sebuah langkah berani di tengah kekerasan penggemar yang dipicu oleh kelompok neo-fasis di Eropa.
Pada 1980-an, penggemar klub ini mulai membawa bendera tengkorak dan tulang bersilang (skull and crossbones) ke stadion sebagai simbol perlawanan.
Cerita mengenai asal-usul bendera ini mengisahkan tentang Doc Mabuse, seorang penyanyi band punk Hamburg, yang pertama kali membawa bendera tengkorak ke stadion.
Pada tahun 1999, klub membeli hak untuk menggunakan desain tengkorak dan tulang bersilang karya Steph Braun, seorang desainer grafis, yang kemudian menjadi logo resmi klub.
Baca juga:
25 November Hari Guru Nasional: Ini Tema hingga Sejarah Peringatannya
Promosi, Tantangan, dan Momen Bersejarah
FC St. Pauli akhirnya berhasil promosi ke Bundesliga pada tahun 1988 setelah absen selama 17 tahun. Namun, perjalanan mereka di Bundesliga tidak berlangsung lama karena mereka terdegradasi pada tahun 1991. Klub ini terus berpindah-pindah antara Bundesliga dan 2 Bundesliga sepanjang 1990-an dan 2000-an.
Namun, mereka tetap mencatatkan beberapa momen bersejarah, seperti kemenangan 1-0 atas Bayern Munich pada tahun 2002 yang membuat mereka dijuluki "Penyingkir Juara Dunia".
Pada musim 2005–06, St. Pauli mencapai kesuksesan luar biasa di DFB-Pokal, mengalahkan tim Bundesliga seperti Hertha BSC dan Werder Bremen sebelum akhirnya kalah di semifinal dari Bayern Munich. Kesuksesan ini membantu menyelamatkan keuangan klub dan membuka jalan bagi promosi berikutnya.
Kembalinya ke Bundesliga
Setelah melewati masa-masa sulit dan hampir bangkrut pada awal 2000-an, St. Pauli akhirnya berhasil kembali ke Bundesliga pada musim 2010–11.
Namun, perjalanan mereka di papan atas hanya bertahan satu musim karena mereka terdegradasi setelah finish di posisi terbawah. Meski menghadapi berbagai tantangan, klub ini terus berjuang dan akhirnya berhasil promosi kembali ke Bundesliga pada musim 2023–24.
Baca juga:
Peristiwa Penting pada 19 November: Sejarah Dunia, Tokoh Terkenal, dan Hari Besar
Hari ini, FC St. Pauli bukan hanya sebuah klub sepak bola, tetapi juga simbol ketahanan, inklusivitas, dan komunitas. Para penggemarnya adalah salah satu yang paling fanatik di Jerman, mendukung tim dengan penuh semangat baik dalam suka maupun duka.
Komitmen klub terhadap isu sosial, politik progresif, dan sejarah budaya yang kaya menjadikannya salah satu klub paling dicintai dan unik di dunia sepak bola.
Saat FC St. Pauli memulai perjalanan mereka kembali di Bundesliga pada musim 2024–25, mereka terus memelihara warisan yang telah mereka bangun selama lebih dari seratus tahun.
Baik dalam perjuangan untuk bertahan di liga utama maupun dalam memperjuangkan keadilan sosial, St. Pauli tetap menjadi contoh nyata tentang apa yang bisa diwakili sepak bola lebih dari sekadar permainan.
Perjalanan FC St. Pauli adalah bukti kekuatan sepak bola untuk menginspirasi, menyatukan, dan menantang norma-norma sosial. Dari awal yang sederhana di abad ke-20 hingga menjadi fenomena Kult yang ikonik, sejarah klub ini tidaklah biasa.
Bagikan
Berita Terkait
Dunia
Singa Atlas Mengaum di Rabat! Brahim Diaz dan El Kaabi Jinakkan Komoro, Maroko Resmi Puncaki Grup A Piala Afrika
Senin, 22 Desember 2025
Dunia
Hasil Serie A: Juventus Bungkam AS Roma di Allianz, Conceicao dan Openda Jadi Bintang Lapangan
Minggu, 21 Desember 2025
Dunia
Asnawi Heran Masalah Ban Kapten Timnas Selalu Dibahas, Beberkan Alur Keputusan Shin Tae-yong
Jumat, 12 Desember 2025
Dunia
Hasil Liga Prancis: Lyon Keok Dihajar Lorient, Auxerre Meroket Jauhi Zona Bahaya
Senin, 08 Desember 2025
Dunia
Prancis Lolos ke Piala Dunia Usai Cukur Ukrania, Kylian Mbappe dan Sentuhan Magis Olise Jadi Sorotan
Jumat, 14 November 2025
Dunia
Union Berlin vs Bayern 2-2: Rekor Kemenangan Bayern Tamat, Kane Jadi Penyelamat!
Minggu, 09 November 2025
Dunia
Bencana di Puncak Klasemen! Napoli Harus Kehilangan Kevin De Bruyne Usai Alami Cedera Mengerikan
Selasa, 28 Oktober 2025
Dunia
Hasil Lengkap Pekan Kesepuluh Super League 2025/2026 dan Klasemen Sementara
Selasa, 28 Oktober 2025
Dunia
Digelar Mulai Rabu Ini, Simak Jadwal Lengkap Putaran keempat Piala Liga Inggris
Selasa, 28 Oktober 2025
Pilihan Editor
Berita Foto
John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Bidik Piala Dunia 2030
1 jam, 10 menit lalu
Indonesia
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Selasa, 13 Januari 2026
Indonesia
Bajak Laut Serbu Kapal IB FISH 7 di Perairan Gabon, 4 Pelaut Indonesia Jadi Sandera Bersenjata
Selasa, 13 Januari 2026
ShowBiz
Bikin makin Penasaran, Song Hye-kyo dan Gong Yoo Rampungkan Syuting Drama Terbaru setelah 1 Tahun
Selasa, 13 Januari 2026
ShowBiz
‘KPop Demon Hunters’ Menang 2 Golden Globes, Buka Peluang Besar untuk Berlaga di Oscar
Selasa, 13 Januari 2026
Lainnya
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Sekolah Rakyat Banjarbaru Kalimantan Selatan
Senin, 12 Januari 2026
Berita Foto
Hujan Deras Picu Banjir 50 Cm di Permukiman Padat Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat
Senin, 12 Januari 2026
ShowBiz
Timothee Chalamet Kalahkan Leonardo DiCaprio di Golden Globes 2026, Bekal Positif ke Academy Awards
Senin, 12 Januari 2026
Indonesia
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026, Warga Diminta Waspada
Senin, 12 Januari 2026
Berita Foto
Banjir Setinggi 50 CM Genangi Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakarta Barat
Senin, 12 Januari 2026