MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akhir-akhir ini aktif meresmikan alun-alun di sejumlah daerah. Terbaru, Ridwan Kamil meresmikan Alun-alun dan Lapangan Merdeka Kota Sukabumi. Total anggaran yang bersumber dari bantuan Provinsi Jabar untuk dua lokasi tersebut sebesar Rp 22 miliar.
Meski demikian, Ridwan Kamil mengaku tidak hanya fokus pada pembangunan ruang-ruang publik. Sepanjang tahun 2021, katanya, Pemda Provinsi Jawa Barat telah merenovasi 38.290 unit rumah tidak layak huni di 1.232 desa yang tersebar di 27 kabupaten dan kota.
Baca Juga:
Ridwan Kamil Belum Tahu Status Hukum Rahmat Effendi
Anggaran yang telah digelontorkan untuk program rutilahu tersebut sebesar Rp 670 miliar. Dalam pembangunannya total melibatkan 114.870 tenaga kerja.
Menurutnya, anggaran program perbaikan rutilahu tahun 2021 tidak termasuk yang terkena refocusing untuk penanggulangan COVID-19. Dengan demikian program tersebut bisa terus berlangsung.
"Tahun 2021 yang tidak kita refocusing adalah program perbaikan rumah tidak layak huni senilai Rp670 miliar, untuk 38 ribu lebih rumah butuh perbaikan," ujar Ridwan Kamil di Sukabumi, Sabtu (8/1).
Alasannya, kata Gubernur, program rutilahu menyasar masyarakat kurang mampu yang perlu dibantu. "Kami bersimpati, selama COVID-19 ekonominya terpuruk rumahnya juga tidak memadai makanya tidak kita refocusing," ungkapnya.
Ia menegaskan, hal itu merupakan komitmen dari Pemda Provinsi Jabar yang mengedepankan nilai sila kelima Pancasila tentang keadilan sosial. "Jadi kami tidak hanya mengurusi ruang terbuka tapi juga hak dasar punya rumah baik juga kita sempurnakan," tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Pemprov Jabar memberikan bantuan perbaikan rutilahu secara simbolis untuk lima daerah. Yakni Kota Sukabumi 610 unit senilai (Rp10,6 miliar), Kabupaten Sukabumi 2.386 unit (Rp41 miliar), Cianjur 420 unit (Rp 7 miliar), Kabupaten Bogor 1.100 unit (Rp 19 miliar), dan Kota Bogor 1.000 unit (Rp 17 miliar).
Sementara itu, Alun-alun Kota Sukabumi kini terintegrasi dengan Lapangan Merdeka. Kini langsung tersebut bisa dinikmati masyarakat dengan wajah yang lebih baik dari sebelumnya.
Selain menjadi ruang publik dan ekspresi budaya, masyarakat juga dapat berolahraga karena terdapat lintasan lari, lapangan basket, futsal, senam, lintasan sepatu roda hingga skateboard. Termasuk GOR Merdeka yang juga turut direnovasi.
"Lapangan dan Alun-alun ini membuat saya pangling. Semoga membantu pemulihan kesehatan dan ekonomi masyarakat," ujar Ridwan Kamil.
Revitalisasi Alun-alun dan Lapangan Merdeka Kota Sukabumi dimulai sejak 28 Juli 2021 dan selesai sesuai target selama 155 hari.
Baca Juga:
Ridwan Kamil Minta Warganya Jaga Momentum Agar COVID-19 Tetap Landai
Menurutnya, kota yang baik adalah kota yang dirasakan aman dan nyaman oleh warganya. Karena itu, penataan ruang publik menjadi komitmen Pemda Provinsi Jabar agar warganya bahagia.
"Kota yang baik kalau warganya rindu jalan-jalan dan semua harus merasa aman dan nyaman," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil juga mengapresiasi program Pedestrianisasi dari Pemkot Sukabumi salah satunya di Jalan Ahmad Yani. Menurutnya, pedestrian bisa meningkatkan ekonomi lokal karena warga akan merasa nyaman dan makin banyak yang datang.
"Saya apresiasi juga program Pedestrianisasi yang bisa meningkatkan ekonomi wisata lokal karena makin banyak orang nyaman belanjanya juga makin ramai, maka ini baik untuk perekonomian," tuturnya.
Baca Juga:
Ridwan Kamil Serahkan Kebijakan PTM 100 Persen pada Bupati/Wali Kota