Ricuh Fansite di Balik Gemerlap Golden Disc Awards Jakarta
Selasa, 09 Januari 2024 -
GOLDEN Disc Awards (GDA) kali pertama berlangsung di Jakarta pada Januari 2024. Acara meriah ini berjalan gemerlap dan sukses. Namun, ada satu insiden tak terduga yang menyita perhatian.
Acara gemilang ini sempat ricuh karena sejumlah anggota fansite. Mereka membuat keributan dan terlibat dalam tindakan kekerasan terhadap staf dan fans lainnya.
Awalnya, penggemar menguarkan semangat positif. Mereka menikmati penampilan gemilang dari berbagai idol K-Pop. Namun, kehadiran sekelompok fansite mengubah dinamika acara tersebut.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan aksi-aksi anarkis, memperlihatkan sejauh mana oknum fansite merusak suasana GDA 2024.
Baca juga:
Sebagai acara bergengsi, Golden Disc Awards 2024 menerapkan peraturan ketat terkait barang-barang yang boleh dan tidak boleh dibawa ke dalam venue.
Salah satu larangan utama adalah penggunaan kamera profesional beserta perlengkapannya. Bahkan, awak media yang meliput acara ini harus menitipkan kamera mereka ke tempat yang sudah disediakan.
Namun, beberapa oknum Fansite asal Korea Selatan sepertinya tidak peduli dengan peraturan tersebut. Mereka nekat menggunakan kamera profesional untuk memotret para idol di dalam venue.
Meski sudah beberapa kali ditegur oleh pihak keamanan GDA dengan cara yang sangat ramah, mereka enggan mendengarkan. Situasi semakin memanas. Adu mulut antara Fansite dan pihak keamanan mengganas.
Salah satu saksi mata, @.jajannisa di platform X, membagikan pengalamannya terkait insiden tersebut.
"Jujur, aku gak tahu ini dia fansite siapa, tapi dia bener-bener galak. Udah ditegur berkali-kali dengan cara yang baik, sampai-sampai mau diambil kameranya, dia malah jadi lebih galak daripada pihak keamanan GDA. Dan kejadian ini waktu SEVENTEEN dapet Daesang, sampai-sampai diliatin sama member SEVENTEEN. Di video ini, dia lihat aku lagi merekam, jadi dia sengaja pura-pura cuek."
Ketegangan meledak ketika oknum fansite terlibat tindakan kekerasan terhadap staf yang bertugas menjaga keamanan di sekitar panggung. Mereka membanting perlengkapan dan peralatan acara, merusak segala sesuatu yang ada di sekitarnya.
Baca juga:
Le Sserafim dan YB Tampilkan 'Unforgiven' dalam Gaya Rock di Golden Disc Awards 2024
Staf yang berusaha menjaga ketertiban menjadi korban. Bahkan fans Indonesia yang berusaha melerai pun tidak luput dari tindakan kekerasan tersebut.
Tidak hanya itu, saat SEVENTEEN sedang memberikan pidato untuk Daesang, teriakan dan kekacauan dari arah penonton juga terdengar. Suara ricuh tersebut bahkan bocor ke dalam siaran langsung hellioliveTV di menit 2:00, menandai ketegangan yang melibatkan penonton dan fansite di GDA 2024.
Kejadian ini menciptakan pertanyaan serius tentang etika dan perilaku penggemar idol K-Pop, khususnya fansite. Situasi ini juga mengingatkan bahwa dalam menjalani fenomena K-Pop, apresiasi terhadap aturan dan norma-norma lokal sangat penting.
Kebebasan berpendapat dan mendukung idol seharusnya tidak dilakukan dengan merugikan pihak lain dan merusak keharmonisan acara. (aly)
Baca juga:
SEVENTEEN Mendominasi, ini Daftar Lengkap Pemenang Golden Disc Awards 2024 Jakarta