MerahPutih.com - Pemerintah telah menyalurkan bantuan sosial jelang pemilu 2024 tercatat. Tercatat, ada sebanyak 22 juta penerim yang masing-masing mendapatkan beras sebanyak 10 kg per bulan.
Selain itu ada Bantuan Program Keluarga Harapan yang memiliki komponen tambahan bagi ibu hamil hingga lansia, subsidi listrik, hingga Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Baca Juga:
Pemerintah Telah Bagikan Rp 244 Triliun Buat Modal Usaha Perempuan
Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar- Mahfud, Puan Maharani, mengingatkan jangan takut untuk diintimidasi di Pemilu 2024. Terlebih ada yang memberikan bantuan sosial atau bansos, menurutnya diterima saja.
"Bansos itu adalah hak dari seluruh rakyat uangnya juga dari rakyat dan untuk rakyat. Jadi tidak boleh diklaim milik salah satu calon, tapi milik seluruh rakyat Indonesia. Setuju?," ungkap Puan yang kemudian disambut kata setuju.
Puan mengingatkan agar semua yang hadir di Hajatan Rakyat Banyuwangi, pada 14 Februari 2024 datang ke TPS dan memilih Ganjar-Mahfud.
"Pemilu itu adalah hak rakyat. Karenanya, semuanya harus memilih nomor tiga sesuai dengan pilihannya, setuju? Semuanya harus datang ke TPS untuk memenangkan Ganjar-Mahfud, setuju?,” kata Puan yang langsung disambut teriakan ‘setuju’ oleh massa yang hadir.
Puan mengucapkan terima kasih kepada para sivitas akademika yang menyuarakan tentang kondisi politik hari ini.
"Harus mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kita, sivitas akademika, rektor-rektor, dosen-dosen, mahasiswa seluruh Indonesia yang hatinya terbuka, matanya terbuka untuk bersama-sama menegakkan pesta demokrasi ini dengan jujur, adil, dan netral,” kata Puan.
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) ini juga berpesan agar semua pihak netral dalam ajang pemilu ini.
"Semua harus netral karena pesta demokrasi adalah pesta rakyat. Harus dimenangkan oleh rakyat bukan kekuasaan,” pungkasnya. (Pon)
Puan menyambut puluhan ribu massa pendukung Paslon nomor 3 di lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/2). (Pon)
Baca Juga:
Puan Minta Kades Jaga Desa Agar Rakyat Tenang Memilih