Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PSSI Senggol Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Usai Prabowo Resah Timnas Indonesia Gagal Main di Piala Dunia

Angga Yudha Pratama - 2 jam, 21 menit lalu

Merahputih.com - Panggung peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Karawang mendadak riuh oleh pembahasan Sepak Bola oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, Prabowo secara gamblang meluapkan kegelisahan mendalam melihat performa Tim Nasional Sepak Bola Indonesia.

Prabowo mengaku tidak puas lantaran skuad Garuda gagal menembus putaran final pesta olahraga terakbar sejagat raya, Piala Dunia.

Baca juga:

John Herdman Fokus Tingkatkan Fisik Pemain dalam TC Timnas Indonesia di Bali, Finishing Juga Terus Diasah

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga segera merespons keresahan Prabowo tersebut saat menghadiri acara pelepasan tim sepak bola usia muda menuju Swedia. PSSI menangkap sinyal positif dari pidato presiden mengenai kebutuhan sokongan finansial.

Pak Prabowo mencari Pak Ketum, Pak Erick, dan langsung mencari juga Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Berarti beliau tahu juga Menkeu Pak Purbaya perlu support sepak bola Indonesia dengan anggaran dari APBN,

ujar Arya Sinulingga.

Sinyal Kucuran Dana APBN Kemenkeu

Keresahan presiden berdasar atas prinsip kehormatan bangsa melalui prestasi olahraga internasional. PSSI menilai ambisi besar menuju pentas dunia membutuhkan sokongan dana masif, bukan sekadar kebijakan teknis lapangan.

Keterlibatan langsung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjadi angin segar bagi program jangka panjang PSSI.

Starting

Data serta fakta penting terkait evaluasi kegagalan timnas dan rencana menuju turnamen edisi mendatang:

Mengejar Ambisi Piala Dunia 2030

Presiden Prabowo Subianto secara khusus menginstruksikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir merancang formula jitu agar target kelolosan tahun 2030 dapat terealisasi. Sektor finansial menjadi perhatian utama kepala negara demi memuluskan operasional tim nasional segala kelompok umur.

“Pak Prabowo jelas kalau untuk hal lain naturalisasi dan sebagainya sangat support. Sekarang beliau lihat ini butuh pendanaan, beliau juga support. Mudah-mudahan tahun 2030 bisa ke sana,” kata Arya Sinulingga.

Baca juga:

Rizky Ridho Bicara Persaingan di Grup A Piala AFF, Akui Vietnam Lawan Berat Timnas Indonesia

PSSI mengklaim pencapaian babak kualifikasi sebelumnya merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah sepak bola tanah air. Federasi berkomitmen mengonversi keresahan presiden menjadi bahan bakar evaluasi total demi menaikkan level bersaing skuad Garuda pada kancah internasional.

Baca Artikel Asli