Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Program Bedah Rumah Digenjot, Prabowo Subianto Targetkan 400 Ribu Unit pada 2026

Soffi Amira - Selasa, 07 April 2026

MerahPutih.com - Memiliki rumah nyaman dan layak merupakan suatu kebanggaan masyarakat. Hunian yang layak juga salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah ditangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bakal meningkatkan program renovasi atau bedah rumah secara signifikan pada tahun ini.

Dari sebelumnya 45.000 rumah pada tahun lalu, jumlahnya ditargetkan meningkat menjadi 400.000 rumah pada 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Maruarar Sirait usai menerima pengarahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan pada Senin (6/4).

Baca juga:

Pramono Dukung Rencana Prabowo Berikan Warga Dipinggir Rel Dapat Rumah Susun

Ia mengatakan, dukungan Presiden terhadap program perumahan rakyat sangat besar, termasuk dalam peningkatan program bedah rumah di seluruh Indonesia.

"Seperti buat renovasi rumah, tahun lalu cuma 45.000 rumah, tahun ini 400.000 rumah dan sedang dipersiapkan suatu langkah-langkah untuk ke depannya lebih besar lagi, kata Maruarar, Selasa (7/4).

Menurutnya, pemerintah akan memastikan program tersebut tepat sasaran dengan menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS).

Data dari BPS akan digunakan untuk menentukan kelompok masyarakat yang berhak menerima bantuan, khususnya masyarakat miskin.

Baca juga:

152 Rumah di Permukiman Kumuh Menteng akan Direnovasi, Pemilik Diberi Bantuan Modal Usaha

"Kita tentu akan bekerja sama dengan BPS supaya tentu ada aturannya. Seperti misalnya kita melakukan renovasi rumah itu ada di desil 1 sampai desil 4," ucapnya.

Ia menegaskan, pentingnya aturan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Jadi tentu ada aturannya, bagaimana yang berhak mendapatkan supaya tepat sasaran. Jangan nanti yang kaya dapat, yang membutuhkan, yang kurang mampu tidak dapat. Jadi itu ada aturannya, BPS sudah menyiapkan datanya," tuturnya.

Selain itu, Maruarar mengungkapkan bahwa pada tahun lalu sekitar 220 kabupaten/kota belum mendapatkan program bedah rumah. Namun pada tahun ini, seluruh kabupaten/kota di Indonesia akan memperoleh program tersebut.

Baca juga:

Adik Presiden Prabowo Sebut Program Perumahan Rakyat untuk Kesehatan Masyarakat

"Tahun lalu ada 220 kabupaten/kota yang tidak dapat, sekitar 220. Tahun ini semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia mendapatkan program bedah rumah dari Bapak Presiden Prabowo," ujarnya.

Ia menilai, program tersebut akan berdampak signifikan terhadap perekonomian daerah sekaligus menciptakan keadilan pembangunan di seluruh wilayah.

"Ini program yang sangat signifikan, dan akan menggerakkan ekonomi dan juga akan berkeadilan," pungkasnya. (Asp)

Baca Artikel Asli