Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pertama Kali Sepanjang Maret, Kasus Harian COVID-19 di Bawah 10 Ribu

Zulfikar Sy - Senin, 14 Maret 2022

MerahPutih.com - Kabar baik kembali datang terkait penanganan COVID-19 di tanah air. Kini, jumlah kasus COVID-19 bertambah 9.629 kasus pada Senin (14/3), sehingga total menjadi 5.900.124. Angka ini merupakan penambahan kasus COVID-19 di bawah 10 ribu untuk pertama kalinya sepanjang Maret 2022.

Baca Juga:

Gibran Masih Positif COVID-19, Harus Isolasi Mandiri Lagi

Berdasarkan data yang sama dari Kemenkes, Senin (14/3), pemerintah melansir kasus sembuh tambah 39.296, sehingga total sembuh menjadi 5.434.729. Adapun kasus meninggal per hari ini tambah 271, total menjadi 152.437 sejak awal pandemi melanda Indonesia.

Dikabarkan sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali memberi peringatan dunia untuk berhati-hati dengan COVID-19. Kali ini, peringatannya mengenai status perubahan dari pandemi menjadi endemi.

Direktur Eksekutif WHO Mike Ryan mengatakan, ada perbedaan antara endemi dan pandemi. Endemi merupakan kondisi di mana virus ada tetapi lebih rendah, musiman, dan tidak bisa hilang. Artinya, virus COVID-19 akan tetap ada.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Dalam 15 Menit COVID-19 Bakal Negatif Jika Makan Bawang

Ryan menegaskan, endemi itu tidak sama dengan kondisi keadaan yang baik. Selama satu penyakit dinyatakan sebagai endemi, segala bentuk pengendalian untuk mengurangi infeksi, penularan pada kelompok rentan, mengurangi angka kematian, perlu tetap dilakukan.

"Jadi mengubah dari pandemi menjadi endemi itu hanya mengubah label. Itu tidak mengubah tantang yang kita hadapi. Kita tetap harus mengontrol keadaan virus ini," kata Ryan.

Setelah WHO menetapkan virus corona sebagai pandemi global pada Maret 2020 lalu, negara-negara di dunia mulai mengeluarkan kebijakan pembatasan protokol kesehatan guna mengurangi infeksi COVID-19.

Kebijakan tersebut termasuk aturan-aturan yang mengatur sosialisasi, pemakaian masker, isolasi mandiri atau karantina.

Namun belakangan, angka kematian dan kasus COVID-19 yang semakin menurun. Banyak negara di dunia mulai memutuskan berdamai dengan COVID-19 dan menetapkan status endimi COVID-19. Negara-negara itu antara lain Inggris, Swedia, Norwegia, Arab Saudi, Kenya dan beberapa negara lain yang hendak menyusul. (Knu)

Baca Juga:

WHO Rekomendasikan Molnupiravir sebagai Obat Antivirus COVID-19 Gejala Ringan

Baca Artikel Asli